Semarang Heritage Night Run 2026 Diikuti 3.000 Pelari, 5 Zona Budaya Warnai Rute Kota Lama

Penulis: Budi Santoso  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:01:02 WIB
Pelari melintasi kawasan Kota Lama Semarang pada Semarang Heritage Night Run 2026.

SEMARANG — Kegiatan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Semarang dan Katadata ini menempatkan kawasan heritage sebagai panggung utama. Rute lari malam dirancang melewati titik-titik bersejarah Kota Lama, dengan lima zona tematik yang masing-masing menghadirkan atraksi budaya berbeda.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menilai konsep lari malam menjadi pembeda dari ajang serupa yang biasanya digelar pagi.

"Run itu kan (biasanya) pagi, (SHNR) ini malam, seru kan? Terus, heritage, karena Kota Semarang terkenal dengan heritage dan kuliner. Nah, kami membuat sesuatu yang different," ujar Agustina.

Lima Zona Budaya di Sepanjang Rute

Panitia menyiapkan lima zona tematik yang menghadirkan kekayaan budaya Semarang, yakni Semarangan Tempo Doeloe, Gebyuran, Pecinan Semarang, Semarangan Legend, dan Gambang Semarang.

Setiap zona menyuguhkan atraksi berbeda. Mulai dari Tari Denok Semarangan, musik campursari, tradisi Gebyuran, hingga barongsai yang memadukan unsur budaya Jawa dan Tionghoa.

Instalasi pesan penyemangat dalam bahasa Jawa, Mandarin, dan Belanda turut hadir di sepanjang rute. Permainan tradisional engklek juga disiapkan untuk memeriahkan suasana, sementara Warak Ngendog menjadi simbol keberagaman budaya yang memperkuat identitas acara.

Dorong Sport Tourism dan UMKM Kawasan Pecinan

SHNR 2026 tidak berhenti sebagai ajang olahraga rekreatif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan sport tourism di Kota Semarang.

Penyelenggara berharap ajang ini meningkatkan daya tarik kawasan heritage sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kawasan Pecinan, Kauman, dan Kampung Melayu disebut menjadi yang paling merasakan dampak langsung.

Race village di Metro Point melengkapi pengalaman peserta melalui area pendukung dan hiburan musik. Mentik Wangi serta Iwa & Friends dijadwalkan tampil menghibur pelari dan pengunjung.

Perkuat Citra Semarang sebagai Kota Heritage

Perpaduan olahraga, sejarah, hiburan, dan budaya di SHNR 2026 diharapkan memperkuat citra Semarang sebagai kota heritage yang dinamis. Ajang ini juga diproyeksikan menarik wisatawan dari berbagai generasi.

Bagi warga Semarang, gelaran ini menjadi penanda bahwa kawasan Kota Lama terus difungsikan sebagai ruang publik yang hidup, bukan sekadar kawasan konservasi.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: jatengnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top