JAWA TENGAH — Persib Bandung memulai musim 2026/2027 dengan 27 pemain di skuad setelah bursa transfer ditutup. Jumlah itu dinilai tipis untuk tim yang harus berlaga di empat kompetisi sekaligus, sehingga pelatih Igor Tolic dituntut cermat mengatur rotasi agar pemain inti tidak kehabisan tenaga.
Persib akan bersaing di Super League, AFC Champions League Two (ACL 2), ASEAN Club Championship Shopee Cup, dan Piala Indonesia pada musim ini. Padatnya agenda membuat Tolic harus memutar pemain secara hati-hati, terutama ketika jadwal pertandingan saling berdekatan.
Bukan sekadar soal angka, persoalan utamanya adalah berapa banyak pemain yang benar-benar siap tampil kala jadwal menumpuk. Sebagian pemain masih harus menjalani pemulihan cedera atau menjaga kebugaran.
Bermain di empat ajang membuat Persib menghadapi lawan dengan karakter dan tuntutan berbeda. Pertandingan domestik menuntut konsistensi jangka panjang, sementara kompetisi Asia dan ASEAN membutuhkan kesiapan menghadapi tim dengan gaya permainan beragam.
Rotasi pun jadi kebutuhan, bukan pilihan. Pemain yang tampil penuh di satu laga belum tentu berada dalam kondisi ideal untuk kembali bermain beberapa hari kemudian.
Masalah membesar apabila pemain di posisi tertentu cedera atau terkena hukuman larangan bermain. Pelatih mungkin masih punya pengganti, tetapi kualitas dan karakter permainannya belum tentu setara pemain utama. Skuad tipis juga membatasi pilihan taktik ketika Tolic butuh mengubah strategi di tengah pertandingan.
Persib sebenarnya punya sejumlah pemain berpengalaman yang bisa jadi tumpuan. Namun kompetisi panjang tidak bisa hanya mengandalkan nama besar atau pemain yang terbiasa tampil sebagai starter.
Pemain pelapis perlu mendapat menit bermain agar tetap siap saat kesempatan datang. Jika rotasi hanya dilakukan dalam jumlah terbatas, beban pertandingan berpotensi terkonsentrasi pada kelompok pemain yang sama.
Manajemen kebugaran juga harus diperhatikan. Pemulihan, evaluasi kondisi pemain, serta pembagian menit bermain bisa membantu menekan risiko kelelahan. Strategi itu kian penting ketika Persib menjalani perjalanan tandang dan pertandingan antarklub di luar kompetisi domestik.
Laporan Liputan6.com pada 26 September 2026 menyebut Tolic tetap percaya diri dengan komposisi 27 pemain yang tersedia. Pelatih asal Kroasia itu menilai perekrutan pada bursa transfer sebelumnya sudah berjalan sesuai kebutuhan tim.
Keyakinan tersebut tetap harus diimbangi perhitungan realistis. Mengejar gelar di empat kompetisi sekaligus menuntut konsistensi dan kedalaman tim yang teruji, bukan hanya kepercayaan bahwa skuad yang ada sudah cukup.
Ukuran skuad perlu dinilai bersama kondisi fisik, kedalaman setiap posisi, dan kesiapan pemain pelapis. Angka 27 pemain tidak otomatis berarti Persib kekurangan kualitas, tetapi jelas menuntut pengelolaan tenaga yang lebih teliti sepanjang musim.