SEMARANG — Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Arif N, menyampaikan bahwa pagi hingga siang hari sebagian besar wilayah Jateng akan cerah berawan hingga berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi umumnya berawan dengan peluang hujan ringan di pegunungan bagian barat dan tengah.
Enam wilayah yang diperkirakan diguyur hujan ringan adalah Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, dan Magelang. Sementara puluhan kota dan kabupaten lain diprakirakan hanya berawan sepanjang hari.
Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Solo, Semarang, Pekalongan, dan Tegal diperkirakan mencapai suhu 35 derajat Celsius. Angka itu menjadi batas atas rentang suhu udara Jateng pada hari tersebut.
Wilayah berawan meliputi Cilacap, Kebumen, Purworejo, Boyolali, Karanganyar, Kudus, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Salatiga, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa. Sebagian besar kawasan ini berada di jalur selatan dan pesisir utara Jateng.
Arif mengingatkan warga agar waspada terhadap potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau. Peringatan itu disampaikan menyertai prakiraan cuaca harian yang berlaku hingga pukul 19.00 WIB.
"Waspada potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau," ucap Arif dalam keterangan tertulis.
Kombinasi suhu tinggi di sejumlah kota dan kelembaban yang turun hingga 45 persen memperbesar risiko kebakaran lahan terbuka. Warga di kawasan pegunungan dan lahan kering diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Rincian cuaca tersebut berlaku untuk periode Kamis (22/10/2026) pukul 07.00-19.00 WIB. BMKG membagi prakiraan ke dalam dua kelompok besar, yakni wilayah berpotensi hujan ringan dan wilayah berawan.
Bagi warga yang beraktivitas di luar ruang, BMKG menyarankan tetap memantau pembaruan informasi cuaca. Perubahan kondisi bisa terjadi terutama pada sore hari di kawasan pegunungan.