JAWA TENGAH — Mercedes-AMG GLS63 2027 resmi diperkenalkan sebagai SUV performa tertinggi Mercedes-Benz dengan mesin V8 twin-turbo 4.0 liter flat-plane crank bertenaga 530 HP dan torsi 553 lb-ft. Facelift kedua untuk GLS ini membawa perubahan desain eksterior, interior layar Superscreen, serta sistem suspensi udara anyar. Versi AMG GLS63 menjadi varian puncak yang menempatkan SUV ini sebagai pesaing BMW X7 M60i dan Audi SQ7 di segmen SUV mewah berperforma tinggi.
Mercedes-Benz memperbarui jajaran SUV terbesarnya, GLS, untuk kali kedua melalui facelift 2027. Perubahan mengikuti langkah serupa pada GLE yang lebih dulu diperkenalkan, mencakup penyegaran desain, pembaruan mesin, dan teknologi kabin. Varian AMG GLS63 menempati posisi teratas sebagai versi paling bertenaga dari seluruh lini GLS.
GLS580 kini memakai mesin M177 Evo V8 twin-turbo 4.0 liter dengan poros engkol flat-plane. Konfigurasi ini menghasilkan 530 HP dan torsi 553 lb-ft, cukup untuk akselerasi 0-60 mph dalam 4,5 detik menurut estimasi pabrikan. Harga GLS580 mulai 122.500 dolar AS dan sudah tersedia di diler.
Varian GLS450 mengandalkan mesin inline-six turbo 3.0 liter dengan sistem mild-hybrid baru dan kompresor tambahan elektrik. Torsi maksimum naik 44 lb-ft menjadi 413 lb-ft, sementara tenaga tetap 375 HP. Harga GLS450 dibanderol mulai 95.500 dolar AS.
Lampu depan GLS facelift memuat dua bintang tiga-titik bertumpuk di tiap unit, dengan DRL berbentuk bintang yang lebih halus dibanding GLE. Di bagian belakang, tiap lampu menyembunyikan tiga bintang tiga-titik, dihubungkan strip plastik hitam. Mercedes juga menyematkan bingkai gril plastik hitam yang jadi ciri desain terbaru merek ini.
Interior GLS mengadopsi Superscreen Mercedes yang menampung tiga layar 12,3 inci di balik satu panel kaca selebar dasbor. Layar tengah berfungsi sebagai infotainment, sementara layar penumpang menampilkan telemetri powertrain seperti jumlah tenaga yang sedang dipakai. Sistem operasi MB.OS baru tertanam di dalamnya.
Setir AMG memakai roller volume dan tombol cruise control fisik, meski sebagian kontrol lain masih sentuh. Suspensi udara cloud-based dan E-Active Body Control tersedia sebagai opsi, begitu pula lampu depan micro-LED Digital Light serta perangkat bantuan pengemudi generasi baru yang disiapkan untuk kemampuan otonomi Level 2++ lewat pembaruan over-the-air.
GLS63 facelift bersaing langsung dengan BMW X7 M60i dan Audi SQ7 di kelas SUV mewah tujuh penumpang bermesin besar. Mercedes memposisikan GLS sebagai "S-Class of SUVs", dan facelift kedua ini memperkuat posisi itu lewat kombinasi tenaga V8 dan teknologi kabin. Konsumen Indonesia belum bisa memastikan ketersediaan unit, karena peluncuran resmi baru menyasar pasar Amerika Serikat.