BYD Atto 1 Tabrak Empat Kendaraan di Blok M, Pengemudi Ojol Patah Kaki

Penulis: Andi Pratama  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:34:31 WIB
Mobil listrik BYD Atto 1 yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Panglima Polim, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026).

JAWA TENGAH — Mobil listrik BYD Atto 1 menabrak empat kendaraan lain di Jalan Panglima Polim, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026). Seorang pengemudi ojek online mengalami patah tulang kaki kiri setelah terjatuh dan terlindas. Polisi menyebut penyebab kecelakaan masih didalami.

Kecelakaan melibatkan satu unit BYD Atto 1 bernomor polisi B 1220 KDP yang dikemudikan pria berinisial S (46). Insiden terjadi saat arus lalu lintas di Jalan Panglima Polim sedang ramai. Rekaman kejadian beredar luas melalui akun Instagram @dashcam_owners_indonesia.

Kronologi Tabrakan Beruntun dari Polisi

Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa membeberkan urutan kejadian. Mobil melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di depan Win Hotel, kendaraan diduga kurang hati-hati dan konsentrasi lalu menabrak Honda Brio yang melaju searah di depannya.

Tabrakan pertama tidak membuat laju mobil berhenti. Kendaraan oleng ke kiri dan menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai HS. Korban terjatuh hingga terlindas.

"Pengemudi sepeda motor mengalami luka patah tulang kaki kiri dan lecet," ujar Kompol Kharisma.

Empat Kendaraan Jadi Korban, Satu Korban Luka

Selain Honda Brio dan Honda Beat, dua kendaraan lain turut terdampak. Mobil menabrak Wuling B 1835 ERZ yang tengah berhenti di kiri jalan. Setelah itu kendaraan naik trotoar dan membentur Mobilio B 1247 WZK serta Toyota Navi B 2447 TWB yang parkir di depan Hotel Amaris.

  • Honda Brio — ditabrak dari belakang saat melaju searah
  • Honda Beat — pengendara HS, patah tulang kaki kiri dan lecet
  • Wuling B 1835 ERZ — ditabrak saat berhenti di kiri jalan
  • Mobilio B 1247 WZK dan Toyota Navi B 2447 TWB — ditabrak saat parkir

Penyebab Masih Didalami Petugas

Polisi belum menyimpulkan faktor penyebab kecelakaan. Kharisma menyatakan pendalaman masih berjalan, termasuk pemeriksaan terhadap pengemudi dan kondisi kendaraan.

"Penyebab kecelakaan masih didalami petugas," kata Kharisma kepada awak media di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).

Pengemudi BYD Atto 1 sempat diamankan warga sebelum diserahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Korban HS telah dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati untuk perawatan medis.

Yang Perlu Diketahui Pemilik Mobil Listrik

Kasus ini mencuatkan perhatian pada karakter berkendara mobil listrik. Torsi instan khas motor elektrik membuat respons gas lebih spontan dibanding kendaraan bensin. Pengemudi yang belum terbiasa perlu adaptasi, terutama di jalur padat dengan jarak antarkendaraan rapat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BYD Indonesia maupun ATPM terkait insiden. Kepolisian juga belum menyampaikan hasil pemeriksaan awal terhadap sistem kendaraan.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: poskota.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top