KENDAL — Kontingen skateboard Kota Surakarta membuka perburuan medali Porprov Jateng 2026 dengan raihan satu emas dan satu perak. Andhika Praditya keluar sebagai peraih emas, sementara Marshal Pasha harus puas dengan medali perak setelah keduanya bertemu di partai final nomor game of skate. Pertemuan sesama atlet Solo itu berlangsung di Skatepark Kompleks Stadion Kebondalem, Kendal.
Panitia mempertandingkan nomor game of skate pada hari pertama cabor skateboard. Dua wakil Surakarta langsung melaju hingga partai puncak, memastikan kontingen tidak pulang tanpa medali dari nomor tersebut.
Pelatih skateboard Kota Surakarta, Arif Hadiman, menyatakan raihan itu sejalan dengan target yang dipasang sejak awal persiapan. Menurutnya, tim sudah memetakan kekuatan atlet sendiri maupun lawan-lawan yang akan dihadapi di Porprov.
"Hasil ini memang sesuai target kami dari awal. Kami sudah menganalisis kekuatan atlet kami maupun lawan-lawan di Porprov," kata Arif.
Pelatih yang akrab disapa Maman itu menyebut persiapan menjelang pertandingan berjalan intensif selama satu bulan penuh. Para atlet dinilai mampu menjaga fokus dan menjalankan program latihan secara optimal.
"Ya mereka benar-benar fokus selama satu bulan penuh ini secara intensif. Hasilnya sementara ini sesuai harapan," jelasnya.
Tim skateboard Surakarta belum menghentikan perburuan medali. Nomor street dijadwalkan bergulir pada hari berikutnya, dan dua atlet Solo sudah memastikan tempat di partai final kategori tersebut.
Maman berharap momentum hari pertama berlanjut ke nomor street. Targetnya jelas: menambah medali emas bagi kontingen Kota Surakarta.
"Untuk besok kami mengirimkan dua finalis di kategori street. Mudah-mudahan medali emas kembali kita dapatkan," harap Maman.
Dengan satu emas dan satu perak dari nomor game of skate, skateboard Surakarta mengawali Porprov Jateng 2026 dengan posisi yang menguntungkan. Perjuangan berlanjut di nomor street untuk menjaga peluang meraih prestasi lebih tinggi di ajang olahraga tingkat provinsi.