Pencarian

Harga Emas Antam Tembus Rp2.711.000 per Gram pada 13 Juni 2026, Cetak Rekor Tertinggi Baru

Sabtu, 13 Juni 2026 • 10:09:31 WIB
Harga Emas Antam Tembus Rp2.711.000 per Gram pada 13 Juni 2026, Cetak Rekor Tertinggi Baru
Harga emas Antam mencapai rekor tertinggi Rp2.711.000 per gram pada 13 Juni 2026.

JAWA TENGAH — Kenaikan ini melanjutkan tren bullish emas global yang terus didorong oleh ketidakpastian ekonomi dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat. Harga emas Antam kini telah menguat lebih dari 18 persen secara year-to-date, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik di tahun ini.

Buyback Ikut Terbang, Selisih Harga Tetap Tipis

Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga ikut melesat. Pada hari yang sama, Antam mematok harga buyback di level Rp2.451.000 per gram. Angka ini naik signifikan dan menunjukkan bahwa likuiditas emas fisik tetap terjaga bagi investor yang ingin merealisasikan keuntungan.

Selisih antara harga jual dan harga beli kembali (spread) saat ini berada di kisaran 9,6 persen. Angka ini tergolong wajar untuk emas batangan bersertifikat, menjadikannya instrumen investasi yang relatif efisien dibandingkan perhiasan.

Pecahan Satu Gram Paling Diburu, Berikut Rincian Lengkapnya

Berikut daftar harga emas Antam untuk beberapa pecahan yang paling banyak diperdagangkan di gerai resmi dan platform mitra pada hari ini:

  • Pecahan 0,5 gram: Rp1.405.500
  • Pecahan 1 gram: Rp2.711.000
  • Pecahan 5 gram: Rp12.830.000
  • Pecahan 10 gram: Rp25.205.000
  • Pecahan 50 gram: Rp124.775.000
  • Pecahan 100 gram: Rp249.150.000
  • Pecahan 500 gram: Rp1.243.820.000
  • Pecahan 1.000 gram: Rp2.487.600.000

Seluruh harga tersebut belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 0,45 persen untuk pembelian dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 0,9 persen bagi pembeli tanpa NPWP.

Sentimen Global: Dolar Melemah, Emas Menguat

Pergerakan emas Antam mengacu pada tren harga emas internasional yang terus meroket. Pada Jumat (12/6) waktu AS, harga emas spot bertengger di level USD 2.370 per ons troi. Pelemahan indeks dolar AS menjadi katalis utama, membuat emas semakin murah bagi pemegang mata uang lain, termasuk rupiah.

Selain itu, data inflasi AS yang lebih rendah dari ekspektasi memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga pada pertemuan September mendatang. Skenario ini menjadi angin segar bagi aset-aset safe haven seperti emas.

Investasi mengandung risiko. Harga emas bisa naik dan turun. Keputusan pembelian sebaiknya disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.

Bagikan
Sumber: cnbcindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks