Pencarian

DPRD Pati Kastomo Soroti Minimnya Dukungan Pemkab untuk Tradisi Lamporan, Warisan Leluhur Penolak Pagebluk

Sabtu, 20 Juni 2026 • 18:05:01 WIB
DPRD Pati Kastomo Soroti Minimnya Dukungan Pemkab untuk Tradisi Lamporan, Warisan Leluhur Penolak Pagebluk
Kastomo soroti minimnya dukungan Pemkab Pati terhadap tradisi Lamporan di Desa Soneyan.

PATI — Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menyoroti minimnya dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan tradisi Lamporan di Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso. Acara yang digelar pada Jumat (19/6/2026) itu dinilai sebagai upaya nyata masyarakat melestarikan budaya leluhur sekaligus mengenang tradisi penolak pagebluk di masa lampau.

Lamporan Bukan Sekadar Pertunjukan Budaya Biasa

Menurut Kastomo, tradisi Lamporan memiliki nilai historis dan spiritual yang kuat bagi masyarakat setempat. Kegiatan yang melibatkan warga dan seniman lokal ini menjadi ruang pembelajaran budaya bagi generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi.

"Lamporan bukan sekadar pertunjukan budaya. Ini adalah warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi berikutnya," tegas Kastomo, Sabtu (20/6/2026).

Kritik untuk Pemkab: Pelestarian Budaya Hanya Terfokus di Masyarakat

Di balik antusiasme warga, Kastomo menyayangkan keterlibatan pemerintah kabupaten yang dinilainya masih sangat minim. Ia menilai berbagai event sedekah bumi dan kegiatan pelestarian budaya lainnya selama ini hanya digerakkan oleh masyarakat tanpa dukungan optimal dari pemerintah.

"Dari segi budaya memang kurang diperhatikan, meskipun ini banyak event sedekah bumi untuk pelestarian budaya hanya terfokus di masyarakat. Keterlibatan pemerintah masih sangat minim. Ini PR di DPRD dan pemerintah untuk bagaimana menjaga kebudayaan Pati agar tidak hilang," ungkapnya.

Apa yang Diharapkan dari Pemerintah ke Depan?

Politisi tersebut berharap kehadiran pemerintah dalam acara Lamporan di Soneyan bisa menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal. Ia menginginkan adanya perluasan ruang kreativitas bagi komunitas seni, serta keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan nilai-nilai budaya masyarakat.

Menurut Kastomo, pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur. "Pemerintah harus hadir. Ini PR bersama di DPRD dan pemkab agar budaya Pati tidak hilang ditelan zaman," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: mantranews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks