JAWA TENGAH — Kemenangan telak ini diraih di bawah tekanan tinggi. Brasil tampil dominan sejak menit awal dan memanfaatkan setiap celah di lini belakang Skotlandia. Stadion GBK, Jakarta, menjadi saksi keganasan serangan sayap tim asuhan pelatih anyar itu.
Dua Gol Vinicius dan Momen Kontroversial VAR
Vinicius Junior membuka keran gol pada menit ketujuh. Ia dengan tenang menceploskan bola setelah bek Skotlandia melakukan kesalahan fatal dalam mengantisipasi umpan silang. Gol kedua Vinicius tercipta pada masa injury time babak pertama lewat sundulan jarak dekat yang tak mampu dihalau kiper lawan.
Namun, sebelum gol kedua itu, ada momen yang membuat pendukung Brasil sempat cemas. Vinicius kembali mencetak gol pada menit ke-22, tetapi wasit menganulirnya setelah tinjauan VAR karena terjadi pelanggaran dalam prosesnya. Keputusan itu tak mengubah dominasi Brasil yang terus menekan.
Pertahanan Kokoh dan Peluang Terbuang Skotlandia
Memasuki babak kedua, Skotlandia mencoba bangkit. Scott McTominay dan Kieran Tierney sempat menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, pertahanan Brasil yang solid serta penampilan gemilang kiper Alisson Becker berhasil menggagalkan setiap ancaman.
Skotlandia akhirnya harus mengakui keunggulan Brasil yang tampil jauh lebih efektif di lini depan. Kekalahan ini membuat mereka harus puas pulang lebih awal dari turnamen.
Klasemen dan Jadwal Selanjutnya
Dengan kemenangan ini, Brasil mengoleksi 9 poin penuh dari tiga laga fase grup. Mereka lolos sebagai juara grup dan akan menghadapi runner-up grup lain di babak 32 besar. Jadwal pertandingan fase gugur akan diumumkan dalam waktu dekat.
Penampilan impresif Vinicius Junior menjadi sinyal kuat bahwa Brasil layak diperhitungkan sebagai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Dua golnya di laga ini mengukuhkan posisinya sebagai motor serangan utama Selecao.