Pencarian

Setengah Miliar Rupiah dari APBD Jateng dan Wonogiri untuk Betonisasi Jalan Penghubung Dua Dusun di Jatiroto

Rabu, 08 Juli 2026 • 16:58:01 WIB
Setengah Miliar Rupiah dari APBD Jateng dan Wonogiri untuk Betonisasi Jalan Penghubung Dua Dusun di Jatiroto
Dana Rp465 juta dari APBD Jateng dan Wonogiri digunakan untuk betonisasi jalan penghubung dua dusun di Jatiroto.

WONOGIRI — Dua dusun di pelosok Kecamatan Jatiroto bakal segera terhubung oleh jalan beton yang lebih kokoh setelah hampir setengah miliar rupiah disiapkan untuk proyek tersebut. Anggaran Rp465 juta itu berasal dari dua sumber: APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp165 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp300 juta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri, Djoko Purwidyatmo, mengungkapkan optimisme terhadap kelancaran proyek. "Harapannya TMMD Sengkuyung Tahap III ini lebih baik karena cuaca sangat mendukung pengerjaan fisik. Semoga target terpenuhi dan program dapat diselesaikan dengan baik nanti," ujarnya dalam rapat koordinasi di Ruang Mandiri Dinas PMD, Rabu (8/7/2026).

Spesifikasi Proyek: Rabat Beton, Talud, dan Gorong-gorong

Dana sebesar itu tidak hanya digunakan untuk satu jenis pekerjaan. Pemerintah merancang tiga infrastruktur pendukung agar akses antarwilayah lebih aman saat musim hujan maupun kemarau.

  • Rabat jalan beton sepanjang 300 meter sebagai akses utama penghubung dua dusun.
  • Talud gendong sepanjang 40 meter dengan tinggi sekitar 1,5 meter untuk memperkuat badan jalan di area rawan longsor.
  • Dua titik gorong-gorong dengan panjang sekitar 5 meter dan lebar 1 meter guna memperlancar aliran air serta menjaga ketahanan konstruksi jalan.

Manfaat Langsung bagi Warga Desa

Jalan baru ini diyakini bakal mengubah mobilitas warga secara signifikan. Pasiter Kodim Wonogiri, Jumadi, menegaskan bahwa sasaran utama TMMD kali ini adalah mempermudah transportasi yang menghubungkan Dusun Sugihan dan Dusun Brenggolo.

Selain memangkas waktu tempuh antar dusun, akses yang mulus juga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian, menekan biaya transportasi, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Anak-anak sekolah serta kendaraan layanan kesehatan darurat pun akan lebih mudah menjangkau kedua permukiman tersebut.

Bukan Sekadar Cor Beton: Ada Penyuluhan Stunting dan Narkoba

TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Sejumlah kegiatan nonfisik juga dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa. Penyuluhan yang akan diberikan meliputi penanganan stunting, penguatan layanan Posyandu dan Posbindu, wawasan kebangsaan, sosialisasi keselamatan berlalu lintas, serta edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menurut Jumadi, keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan partisipasi aktif masyarakat yang ikut bergotong royong selama pelaksanaan kegiatan. Jika semua berjalan sesuai rencana, warga Desa Brenggolo akan segera menikmati akses jalan yang selama ini mereka nantikan.

Bagikan
Sumber: joglosemarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks