Pencarian

Kebakaran TPA Jatibarang Hanguskan 10 Hektare, 50 Personel Damkar Masih Padamkan Bara di Zona 1-3

Jumat, 02 Oktober 2026 • 05:32:01 WIB
Kebakaran TPA Jatibarang Hanguskan 10 Hektare, 50 Personel Damkar Masih Padamkan Bara di Zona 1-3
Petugas memadamkan bara di zona 1-3 TPA Jatibarang, Semarang, Kamis (1/10/2026).

SEMARANG — Kobaran api besar di TPA Jatibarang sudah tidak terlihat pada Kamis (1/10/2026) siang. Namun asap putih dan abu-abu masih mengepul dari sejumlah titik bekas kebakaran. Petugas pemadam terus menyemprotkan air ke gunungan sampah guna memastikan bara di bagian dalam benar-benar padam.

Kandungan gas metana yang tinggi di dalam timbunan sampah membuat bara bertahan di lapisan bawah. Kondisi itu berpotensi memicu api kembali menyala meski permukaan sudah tidak lagi terbakar.

Mengapa Pemadaman Butuh Waktu Lama

Kepala Operasi dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kapan seluruh titik api dan bara di TPA Jatibarang benar-benar padam. Proses pemadaman harus menjangkau bagian terdalam timbunan sampah.

"Jadi ini juga harus disemprot air sampai dalam-dalamnya, keseluruhan. Butuh proses, jangka waktunya belum tahu, tapi kami terus usahakan, kami lakukan secepatnya. Mohon doa dari masyarakat," kata Tantri.

Ia menyebut kobaran api utama sudah mereda. Yang tersisa hanya titik-titik kecil, tetapi asapnya masih tebal dan mengepul.

"Masih terus kami lakukan penanganan. Sudah mulai padam, tidak besar apinya, yang tersisa hanya titik-titik kecil. Tapi asapnya masih tebal, mengepul," ujarnya.

Bendung Sungai untuk Jaga Pasokan Air

Di tengah proses pemadaman, petugas melakukan langkah darurat dengan membendung aliran sungai di sekitar lokasi. Langkah itu diambil agar pasokan air tetap tersedia selama proses pemadaman dan pendinginan timbunan sampah.

Hingga siang ini, petugas masih fokus menyisir titik-titik api serta menyiram bagian dalam timbunan sampah. Potensi bara kembali memicu kebakaran tetap menjadi perhatian utama di lapangan.

Warga Gunungpati Keluhkan Kabut Asap dan Bau Sangit

Dampak kebakaran tidak hanya dirasakan petugas di lokasi. Warga di sekitar TPA Jatibarang mengeluhkan kabut asap dan bau sangit yang menyelimuti lingkungan mereka.

Puji Utami, warga Sadeng, Kecamatan Gunungpati, mengaku ikut merasakan dampak kabut asap meski rumahnya berada cukup jauh dari TPA Jatibarang.

"Pagi ini kabut asap, lumayan tebal. Cukup mengganggu. Indikator di air purifier saya juga merah," katanya.

Pengurus RT di lingkungannya telah menginstruksikan warga untuk mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Warga yang terdampak kabut hingga sesak napas diinstruksikan bisa langsung ke puskesmas.

"Warga yang terdampak kabut sampai sesak napas diinstruksikan bisa langsung ke puskesmas," pungkasnya.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jatengpos.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks