Pencarian

Menhaj Bahas MoU Wisata Jamaah Haji dan Umrah Indonesia ke Yordania

Rabu, 07 Oktober 2026 • 15:36:31 WIB
Menhaj Bahas MoU Wisata Jamaah Haji dan Umrah Indonesia ke Yordania
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menerima kunjungan Dubes Yordania Sudqi Atallah Al Omoush di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

JAWA TENGAH — Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menerima kunjungan Duta Besar Yordania Sudqi Atallah Al Omoush di Jakarta, Selasa (6/10/2026), untuk membahas usulan nota kesepahaman wisata jamaah. Rencana kerja sama ini bakal menjadikan Yordania destinasi singgah jamaah Indonesia, baik sebelum maupun sesudah menunaikan ibadah haji dan umrah. Pembahasan menyoroti pula peluang kunjungan balik wisatawan Yordania ke Indonesia.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menerima usulan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dari Pemerintah Yordania soal kunjungan wisata jamaah haji dan umrah Indonesia. Usulan itu telah disampaikan pihak Yordania beberapa waktu sebelum pertemuan berlangsung.

Agenda utama pertemuan di kantor Kemenhaj, Jakarta, menyoroti peluang Yordania sebagai destinasi wisata alternatif bagi jamaah Indonesia. Rencananya, jamaah dapat singgah berwisata di Yordania sebelum atau setelah menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Isi Pembahasan Menhaj dan Dubes Yordania

Mochamad Irfan Yusuf menuturkan, nota kesepahaman ini dirancang untuk memfasilitasi jamaah Indonesia yang ingin singgah dan berwisata di Yordania dalam perjalanan ibadah mereka. Pembahasan kali ini merupakan kelanjutan dari usulan yang telah diajukan sebelumnya.

"Pihak Yordania telah mengajukan usulan kerja sama ini sejak beberapa waktu lalu, dan pertemuan tadi merupakan kelanjutan pembahasannya untuk menyediakan destinasi wisata bagi jamaah kita yang berangkat atau pulang dari Tanah Suci," ujar Menhaj.

Selain membahas kunjungan jamaah Indonesia, Menhaj menekankan pentingnya kerja sama yang berimbang atau mutual benefit. Kemenhaj berharap sinergi ini turut menarik warga negara Yordania untuk berwisata ke Indonesia.

"Selain itu, kami berharap wisatawan dari Yordania pun tertarik berkunjung ke Indonesia. Jadi ada kerja sama timbal balik: jamaah kita singgah berwisata di Yordania setelah umrah, sementara warga Yordania juga menikmati berbagai destinasi wisata di Indonesia," imbuhnya.

Siapa Saja yang Hadir

Pertemuan dihadiri sejumlah pejabat Kemenhaj. Turut mendampingi Menhaj, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Hasan Afandi, serta Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Akhmad Fauzin.

Langkah Lanjutan Kerja Sama

Pertemuan ini menjadi langkah konkret tindak lanjut pembahasan usulan MoU. Kedua pihak berharap rencana kerja sama dapat dirumuskan secara komprehensif, matang, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia maupun Yordania.

Bagi jamaah yang hendak beribadah, rencana ini membuka opsi singgah wisata yang selama ini belum terfasilitasi resmi. Informasi terkini soal skema, rute, dan biaya paket dapat dikonfirmasi ke Kemenhaj atau penyelenggara perjalanan haji dan umrah resmi.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mui.or.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks