Bupati Batang Dorong Digitalisasi dan Penguatan Karakter di Hardiknas 2026

Penulis: Redaksi  •  Senin, 04 Mei 2026 | 14:56:23 WIB
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memimpin upacara Hardiknas 2026 di Pendopo Kabupaten Batang.

BATANG — Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (4/5/2026). Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bertindak langsung sebagai pembina upacara dalam momentum refleksi kemajuan pendidikan daerah tersebut.

Peringatan tahun ini mengusung misi penguatan fondasi karakter melalui nilai-nilai warisan Ki Hadjar Dewantara. Faiz mengingatkan jajaran pendidik agar proses belajar-mengajar tidak sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan upaya nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun watak manusia yang mandiri.

Filosofi Ki Hadjar Dewantara dalam Karakter Siswa

Dalam amanatnya, Bupati Faiz menggarisbawahi konsep "Among" yang terdiri dari asah, asih, dan asuh. Ketiga nilai ini dinilai masih sangat relevan sebagai fondasi utama dalam membentuk kualitas peserta didik di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Asah adalah ilmu, asih adalah kasih sayang, dan asuh adalah pendampingan. Ini harus menjadi dasar dalam proses pendidikan. Pendidikan merupakan proses untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak, serta mengembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Implementasi nilai-nilai tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Fokusnya bukan hanya pada nilai akademik, melainkan pada pengembangan potensi manusia secara utuh agar memiliki tanggung jawab sosial yang kuat.

Fokus Digitalisasi Pembelajaran dan Metode Deep Learning

Pemerintah Kabupaten Batang saat ini tengah menyelaraskan arah kebijakan pendidikan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan memiliki daya saing global melalui sejumlah program prioritas di tingkat daerah.

Beberapa agenda strategis yang disiapkan meliputi revitalisasi satuan pendidikan, percepatan digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Selain itu, Pemkab Batang mulai memperkenalkan penerapan metode pembelajaran mendalam atau deep learning di sekolah-sekolah.

“Penguatan literasi dan numerasi, pengembangan pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan terjangkau juga menjadi fokus utama,” ungkap Faiz.

Syarat Mutlak 3M dalam Transformasi Pendidikan Batang

Bupati menegaskan bahwa segala bentuk inovasi teknologi dan kurikulum tidak akan memberikan dampak signifikan tanpa perubahan mendasar pada sumber daya manusianya. Ia memperkenalkan konsep 3M sebagai pilar keberhasilan program pendidikan di Batang.

Tiga aspek utama tersebut meliputi mindset yang maju, mental yang kuat, serta misi yang jelas dari para pemangku kepentingan pendidikan. Faiz meyakini bahwa perubahan pola pikir guru dan pengelola sekolah adalah kunci transformasi pendidikan yang berkelanjutan.

“Tanpa 3M itu, program pendidikan hanya akan menjadi formalitas tanpa dampak nyata,” tegas Faiz Kurniawan.

Perluasan Akses Pendidikan Inklusif bagi Masyarakat

Komitmen Pemkab Batang dalam pemerataan layanan pendidikan juga menyasar kelompok rentan. Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan layanan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui optimalisasi sekolah inklusif dan pengembangan pendidikan berbasis masyarakat di berbagai wilayah.

Melalui momentum Hardiknas 2026, seluruh elemen masyarakat diajak memperkuat kolaborasi demi mewujudkan pendidikan bermutu yang merata. Langkah ini dipandang krusial untuk memastikan tidak ada anak di Kabupaten Batang yang tertinggal dalam mengakses fasilitas pembelajaran.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” pungkasnya.

Reporter: Redaksi
Back to top