JEPARA — Kepolisian Resor (Polres) Jepara mengerahkan 534 personel gabungan guna mengawal jalannya laga BRI Liga Super 2025/2026 antara Persijap Jepara menjamu Persija Jakarta. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara pada Senin (4/5/2026) malam.
Pasukan pengamanan ini terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga tenaga medis. Pengamanan juga diperkuat oleh Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah dan personel Polres Demak untuk menjaga area luar hingga dalam stadion.
Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menyatakan petugas akan disebar pada sejumlah titik mulai dari ring satu di dalam stadion hingga area parkir. Langkah ini diambil untuk memastikan prosedur keamanan sesuai Perpol Nomor 10 Tahun 2022 terlaksana dengan baik.
Petugas di lapangan memberikan perhatian khusus pada akses masuk dan pergerakan suporter di sekitar area stadion. Selain pengerahan personel, polisi menyiapkan tim penyisiran di setiap pintu masuk untuk mendeteksi barang-barang terlarang.
“Polres Jepara bersama seluruh stakeholder akan bekerja maksimal agar pertandingan ini berjalan aman, lancar, dan tertib. Kami juga mengimbau suporter untuk mendukung tim kesayangan dengan cara yang positif dan sportif,” ujar AKP Dwi Prayitna.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi penonton yang kedapatan membawa benda berbahaya ke area tribun. Setiap pengunjung wajib menjalani pemeriksaan badan dan tas sebelum melewati pintu gerbang stadion.
Pemeriksaan ketat dilakukan untuk mencegah masuknya flare, kembang api, hingga senjata tajam yang dapat mengganggu jalannya pertandingan. Penonton diminta mematuhi aturan demi keselamatan bersama dan menjaga nama baik klub.
“Kami akan menindak tegas setiap upaya membawa flare, kembang api, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya. Penonton diharapkan tertib agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ucap AKP Dwi.
Kepolisian juga menyiapkan jalur alternatif untuk mobilitas tim tamu dan suporter guna menghindari penumpukan kendaraan. Skema pengaturan arus lalu lintas telah dipersiapkan untuk mengurai kepadatan usai peluit panjang dibunyikan.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat posisi kedua tim di klasemen sementara yang kontras. Persija Jakarta saat ini bertengger di posisi ketiga dengan 62 poin, berusaha mengejar selisih angka dari Persib Bandung dan Borneo FC.
Di sisi lain, Persijap Jepara tengah berjuang menjauh dari zona degradasi. Laskar Kalinyamat yang berada di peringkat ke-13 dengan 31 poin hanya terpaut empat angka dari batas bawah klasemen yang dihuni Persis Solo.
“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung tim kebanggaan sepakbola Jepara dengan cara santun dan saling menghormati menjaga fasilitas yang dibangun oleh negara jangan sampai dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkas AKP Dwi.