Wujudkan Indonesia Emas, Pemkot Semarang Gencarkan Larangan Merokok di Sekolah

Penulis: Budi Santoso  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24:01 WIB
Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin mengedukasi siswa SMP 11 tentang bahaya merokok dalam program Satpol PP Goes to School.

SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang memperketat pengawasan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan pendidikan. Melalui program Satpol PP Goes to School, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin turun langsung menemui siswa untuk mengedukasi bahaya rokok bagi masa depan remaja.

Iswar menegaskan bahwa kehadiran jajaran Satpol PP ke sekolah berfungsi sebagai pamong yang membimbing masyarakat, bukan sekadar penegak aturan. Program ini dirancang guna memastikan anak-anak di Kota Semarang memiliki kondisi fisik dan mental prima dalam menghadapi tantangan zaman.

Penegakan Perda Nomor 3 Tahun 2013 di Lingkungan Sekolah

Sosialisasi ini merupakan implementasi konkret dari Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang Nomor 3 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Regulasi tersebut mewajibkan seluruh tempat belajar-mengajar menjadi area steril dari asap rokok untuk melindungi kesehatan warga sekolah.

“Saya melihat anak-anak SMP 11 memiliki komitmen tinggi untuk menjadi generasi Kota Semarang yang berkarakter. Hari ini tema kita adalah bebas rokok, karena kita ingin memastikan kalian semua sehat untuk menerima estafet kepemimpinan bangsa,” ujar Iswar Aminuddin di hadapan para siswa.

Pemerintah Kota Semarang berkomitmen memperluas jangkauan edukasi ini ke sekolah-sekolah lain secara bertahap. Fokus utamanya adalah menanamkan kesadaran sejak dini agar siswa tidak terjerumus dalam kebiasaan merokok yang dapat merusak kesehatan jangka panjang.

Mempersiapkan Generasi Pemimpin Menuju Indonesia Emas 2045

Iswar mengajak para siswa berani tampil berbeda dengan menolak ajakan merokok dari lingkungan pergaulan. Menurutnya, fokus mengejar cita-cita jauh lebih krusial dibandingkan mengikuti tren negatif yang merugikan produktivitas anak muda.

“Siapa yang ingin membawa Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045? Jika kalian semangat hari ini, besok kalian akan sukses. Saya berdoa, semoga di antara kalian ada yang menjadi Menteri di masa depan,” tambah Iswar menyemangati peserta.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini turut dihadiri Kepala Satpol PP Kota Semarang serta jajaran Forkopimcam Gajahmungkur. Sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, hingga kelurahan diharapkan mampu memperkuat pengawasan lingkungan sekolah dari pengaruh rokok.

Melalui pendekatan persuasif ini, Pemkot Semarang berharap angka perokok pemula di ibu kota Jawa Tengah dapat ditekan secara signifikan. Program Satpol PP Goes to School diproyeksikan menjadi instrumen efektif dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di wilayah tersebut.

Reporter: Budi Santoso
Back to top