BATANG — Komunitas Sungai Watch terus bergerak melintasi pulau untuk mendorong kesadaran ekosistem perairan. Setelah menempuh perjalanan panjang, tim singgah di Kantor Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, guna mensosialisasikan pentingnya pengelolaan sampah di sepanjang aliran sungai.
Pendiri Sungai Watch, Gary Bencheghib, menjelaskan bahwa misi sejauh 1.200 kilometer ini merupakan upaya nyata untuk melihat langsung kondisi sungai-sungai di Indonesia. Saat memasuki wilayah Batang, ia memberikan catatan positif mengenai kondisi lingkungan di daerah tersebut dibandingkan titik-titik sebelumnya.
Gary menilai kesadaran lingkungan di wilayah Batang menunjukkan tren yang cukup baik. Meski demikian, edukasi tetap menjadi prioritas utama agar masyarakat tidak kembali membuang sampah ke aliran air yang dapat merusak ekosistem jangka panjang.
“Setelah masuk ke Batang, kondisinya terlihat lebih baik. Kami juga mendapat dukungan dari pihak kecamatan dan sempat melakukan sosialisasi dengan pelajar,” ujar Gary saat memberikan keterangan di Gringsing.
Antusiasme warga dan pelajar dalam sesi sosialisasi ini menjadi modal penting bagi Sungai Watch. Gary berencana mengalokasikan waktu lebih lama di Batang pada masa mendatang untuk memperkuat program inspirasi lingkungan bagi masyarakat lokal.
Misi lingkungan ini tidak hanya melibatkan aktivis lokal, tetapi juga diikuti oleh Sam dan Kelly, dua pelari asal Prancis. Kehadiran mereka memberikan warna berbeda dalam kampanye lingkungan yang dilakukan di sepanjang jalur 1.200 kilometer tersebut.
Camat Gringsing, Ridho Budi Kurniawan, menyambut hangat kedatangan rombongan ini pada Senin malam. Menurutnya, inisiatif dari komunitas internasional dan nasional seperti Sungai Watch sangat membantu pemerintah daerah dalam menyentuh kesadaran akar rumput.
“Kegiatan ini sangat luar biasa. Harapannya bisa menginspirasi dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai,” kata Ridho.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menyatakan apresiasi atas langkah kolaboratif ini. Partisipasi aktif masyarakat dalam merawat sungai dianggap sebagai kunci utama keberlanjutan lingkungan di Jawa Tengah, khususnya di wilayah pesisir utara.
Selepas dari Gringsing, tim Sungai Watch dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Banyuputih. Fokus mereka tetap konsisten, yakni memetakan titik sampah sekaligus memberikan edukasi kepada warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
“Kami ingin kembali lagi ke Batang dengan waktu yang lebih banyak untuk menginspirasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan,” pungkas Gary.