PEKALONGAN — Rombongan penggiat lingkungan dari Sungai Watch resmi memasuki wilayah Kota Pekalongan dalam rangkaian aksi lari lintas daerah bertajuk Run for Rivers. Kedatangan tim yang fokus pada isu kebersihan sungai ini menjadi magnet bagi komunitas lari lokal di Kota Batik.
Tepat pukul 18.30 WIB, para pendiri Sungai Watch tampak mencapai titik perbatasan di depan Terminal Kota Pekalongan. Kehadiran mereka sudah dinantikan oleh belasan pelari setempat yang siap memberikan dukungan moral bagi kampanye lingkungan tersebut.
Aksi lari ini bukan sekadar kegiatan olahraga biasa, melainkan upaya menarik perhatian publik terhadap kondisi sungai-sungai di Indonesia. Rombongan menempuh rute darat dengan berlari untuk menyebarkan pesan pentingnya menjaga ekosistem air dari ancaman polusi plastik.
Kota Pekalongan menjadi salah satu titik singgah penting dalam rute mereka di Jawa Tengah. Jalur di sekitar Terminal Kota Pekalongan yang biasanya padat kendaraan mendadak riuh oleh antusiasme warga dan komunitas yang ikut berlari beberapa meter mendampingi rombongan utama.
Belasan pelari dari berbagai komunitas di Pekalongan tampak berbaur dengan tim Sungai Watch begitu mereka melintasi garis batas kota. Pertemuan ini menunjukkan solidaritas kuat antar-komunitas di Jawa Tengah dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan yang diusung melalui olahraga.
Setelah mencapai titik kumpul di area terminal, rombongan sempat berinteraksi sejenak dengan warga dan pelari lokal yang ada di lokasi. Kehadiran tim Run for Rivers pada Rabu malam tersebut menambah daftar panjang daerah yang telah mereka lintasi dalam misi penyelamatan sungai di sepanjang pulau Jawa.
Hingga berita ini diturunkan, rombongan dijadwalkan beristirahat sejenak di Pekalongan sebelum melanjutkan perjalanan ke titik berikutnya. Aksi ini diharapkan mampu mendorong kesadaran kolektif masyarakat lokal untuk lebih peduli terhadap kebersihan aliran sungai di wilayah masing-masing.