SOLO — Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui posisi timnya di papan bawah klasemen Super League 2025/2026 semakin genting. Ia menegaskan peluang bertahan belum tertutup, meski nasib Laskar Sambernyawa kini tak lagi sepenuhnya di kendali sendiri.
timnya di papan bawah klasemen Super League 2025/2026 semakin genting. Ia menegaskan peluang bertahan belum tertutup, meski nasib Laskar Sambernyawa kini tak lagi sepenuhnya di kendali sendiri. ISI:SOLO — Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui posisi timnya di papan bawah klasemen Super League 2025/2026 semakin genting. Meski begitu, ia menegaskan peluang bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu belum sepenuhnya tertutup.
Milomir menyebut situasi saat ini memaksa Persis Solo bergantung pada hasil pertandingan tim pesaing. "Kami tidak lagi memegang kendali penuh atas nasib sendiri," ujarnya dalam konferensi pers usai latihan, Senin lalu.
Pernyataan ini menjadi pengakuan terbuka pertama dari juru taktik asal Bosnia tersebut mengenai tekanan yang dihadapi skuadnya. Persis Solo saat ini tertahan di zona degradasi dengan sisa beberapa laga krusial.
Meski peluang tipis, Milomir memastikan timnya tak akan menyerah. Ia meminta pemain tetap fokus memenangkan setiap pertandingan yang tersisa sebagai kewajiban utama.
"Kami harus menjalankan tugas dengan baik. Setelah itu, baru kita lihat hasil dari pertandingan tim lain," kata Milomir. Ia menekankan mentalitas pantang menyerah masih menjadi modal utama Laskar Sambernyawa.
Super League 2025/2026 memasuki fase penentuan. Persis Solo harus bersaing ketat dengan beberapa tim penghuni papan bawah lainnya untuk mengamankan satu tempat di liga musim depan.
Dukungan penuh dari suporter setia, Pasoepati, masih menjadi energi tambahan bagi tim. Milomir berharap atmosfer positif dari tribun bisa mendongkrak performa pemain di sisa laga kandang.