SOLO — Laga kandang akhir pekan ini menjadi ujian paling krusial bagi Persis Solo di sisa musim. Pasalnya, tim berjuluk Laskar Sambernyawa belum pernah sekalipun menaklukkan Dewa United dalam seluruh pertemuan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Catatan minor itu menjadi pekerjaan rumah yang nyaris mustahil, apalagi tekanan untuk keluar dari zona degradasi kian membelit. Kemenangan bukan lagi sekadar target, melainkan kebutuhan mutlak demi memperpanjang napas di Liga 1.
Data head-to-head menunjukkan dominasi mutlak Dewa United atas Persis Solo. Dalam lima pertemuan terakhir, Persis tercatat tiga kali kalah dan dua kali bermain imbang. Tak ada satu pun kemenangan yang pernah diraih.
Fakta itu membuat misi Persis di laga nanti bak berjalan di ujung tanduk. Apalagi, Dewa United datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah sukses mencuri poin di kandang lawan pada pertandingan sebelumnya.
Tekanan di papan bawah klasemen membuat setiap poin menjadi emas. Persis Solo saat ini tercecer di zona merah dan butuh kemenangan untuk mendongkrak posisi. Kekalahan atau hasil imbang akan memperlebar jarak dengan tim-tim di atasnya.
Pelatih Persis Solo pun dipastikan akan menurunkan skuad terbaiknya. Namun, mentalitas pemain menghadapi rekor buruk melawan Dewa United menjadi faktor penentu yang tak bisa diabaikan.
Dewa United bukan tim yang bisa diremehkan. Permainan agresif dan transisi cepat yang dimiliki membuat mereka kerap merepotkan pertahanan lawan. Statistik membuktikan, Persis Solo kerap kesulitan membongkar pertahanan Tangsel Warriors.
Peluang Persis untuk memutus rantai negatif ini tetap ada, terutama dengan dukungan penuh suporter di Stadion Manahan. Namun, fakta di lapangan kerap berkata lain. Akankah kali ini berbeda?