JAWA TENGAH — Penjualan kendaraan listrik di Amerika Serikat mengalami penurunan umum, namun Cybertruck dari Tesla mencatatkan penurunan terparah di antara semua model EV. Di tengah meningkatnya harga kendaraan baru dan hilangnya insentif pajak sebesar $7.500 (sekitar Rp 120 juta), banyak konsumen yang merasa kesulitan untuk beralih ke kendaraan listrik. Pada kuartal terakhir 2025, laporan Bloomberg menunjukkan bahwa lebih dari 1.200 unit Cybertruck dibeli oleh perusahaan yang dimiliki Elon Musk, termasuk SpaceX dan xAI, menambah keprihatinan tentang minat pasar terhadap model ini.
Apa yang Menyebabkan Penurunan Penjualan?
Meskipun Cybertruck awalnya menarik perhatian dengan desainnya yang unik, penjualan mulai merosot ketika konsumen menemukan berbagai masalah desain dan kualitas. Penurunan penjualan ini juga diperparah oleh citra negatif yang melekat pada Cybertruck, terutama setelah Musk berkolaborasi dengan pemerintahan Trump, yang membuatnya menjadi simbol bagi kalangan konservatif. Hal ini membuat banyak pembeli yang biasanya mendukung EV merasa terasing dan enggan untuk membeli.
Data menunjukkan bahwa penjualan kendaraan listrik baru di AS turun 27% antara awal tahun 2025 hingga 2026, meskipun beberapa model lain, seperti Chevrolet Silverado EV, menunjukkan peningkatan penjualan. Cybertruck, yang sebelumnya terjual hampir 39.000 unit pada 2024, kini menghadapi tantangan besar untuk kembali ke jalur positif.
Dampak Negatif dan Kecaman Sosial
Dalam beberapa bulan terakhir, pemilik Cybertruck melaporkan tindakan perundungan dan vandalisme terhadap kendaraan mereka, menunjukkan bahwa memiliki Cybertruck kini dianggap sebagai risiko. Kenaikan tarif asuransi untuk pemilik Cybertruck semakin menambah tekanan bagi mereka yang ingin membeli kendaraan ini. Penelitian menyebutkan bahwa pemilik Tesla sering kali dianggap sebagai pengemudi terburuk di Amerika, semakin memperburuk reputasi Cybertruck di mata publik.
Bagaimana Keberlanjutan Cybertruck ke Depan?
Kini, Tesla menghadapi tantangan serius dalam membangkitkan kembali minat terhadap Cybertruck. Untuk mengatasi penurunan ini, Tesla perlu melakukan perbaikan baik dari segi desain maupun strategi pemasaran. Membangun kembali citra positif dan menarik kembali konsumen yang mungkin merasa skeptis adalah langkah penting untuk memastikan keberlanjutan model ini di pasar. Sementara itu, banyak pengamat industri yang menantikan langkah-langkah konkret dari Tesla untuk mengembalikan daya tarik Cybertruck di tahun-tahun mendatang.