SURAKARTA — Bank Jateng Syariah menyampaikan permohonan maaf resmi kepada Wali Kota Surakarta dan seluruh masyarakat atas kegagalan Festival Balon Udara. Angin kencang dan hujan deras menggagalkan rangkaian acara yang sempat dinanti warga.
Cuaca ekstrem menjadi penyebab utama kegagalan festival. Puluhan balon udara berukuran besar yang sudah disiapkan di lapangan tidak bisa diterbangkan. Sejumlah penonton yang datang sejak pagi terpaksa membubarkan diri tanpa menyaksikan atraksi yang dijanjikan.
Manajemen Bank Jateng Syariah bergerak cepat dengan mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka meminta maaf secara terbuka kepada Wali Kota Solo dan warga yang hadir dalam acara tersebut.
"Kami menyadari antusiasme masyarakat sangat tinggi. Untuk itu, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini," demikian pernyataan resmi pihak Bank Jateng Syariah.
Bank Jateng Syariah memastikan akan menggelar ulang festival tersebut. Acara serupa dijadwalkan kembali pada momentum libur panjang Idul Adha mendatang. Keputusan ini diambil agar cuaca lebih bersahabat dan lebih banyak warga bisa menikmati acara tanpa terbentur hari kerja.
Pemkot Surakarta telah memberikan lampu hijau untuk rencana penggantian jadwal tersebut. Bank Jateng Syariah berjanji akan berkoordinasi lebih intensif dengan BMKG agar kejadian serupa tidak terulang.
Tanggal pasti pelaksanaan ulang masih dalam tahap finalisasi. Manajemen Bank Jateng Syariah akan mengumumkan jadwal resmi dalam waktu dekat melalui kanal media sosial dan kerja sama dengan pemkot. Warga Solo diimbau menantikan informasi terbaru agar tidak ketinggalan momen atraksi balon udara yang sempat tertunda.