Bupati Kendal Dorong Transformasi Digital Kearsipan, Aplikasi SRIKANDI dan SIPANDI Jadi Andalan

Penulis: Budi Santoso  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 11:45:12 WIB
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mendorong transformasi digital kearsipan melalui aplikasi SRIKANDI dan SIPANDI.

KENDAL — Dua aplikasi andalan, SRIKANDI dan SIPANDI, menjadi ujung tombak digitalisasi kearsipan di Kabupaten Kendal. Sistem pengelolaan arsip dinamis terintegrasi itu didukung pula oleh KEN SIRA atau Kendal Siber Acceleration, yang mengamankan sistem elektronik dan menyediakan layanan tanda tangan elektronik terintegrasi.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan bahwa transformasi digital di bidang kearsipan merupakan bagian integral dari reformasi birokrasi daerah. Pemerintah kabupaten terus mendorong budaya tertib arsip di seluruh perangkat daerah, sekolah, hingga pemerintah desa.

Arsip Bukan Sekadar Tumpukan Kertas

Tema Hari Kearsipan tahun ini, “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan menuju Indonesia Emas 2045”, menegaskan peran arsip sebagai memori kolektif bangsa. Arsip menjadi sumber informasi autentik dan bukti akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Menurut Bupati, pengelolaan arsip yang baik menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan terpercaya. “Arsip bukan sekadar rekaman masa lalu, melainkan aset strategis bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan di masa depan,” ujar Dyah Kartika Permanasari.

Sinergi Semua Pihak Diperkuat

Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh arsiparis, pengelola arsip, dan insan kearsipan di Kabupaten Kendal atas dedikasi mereka menjaga memori kolektif daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi agar pengelolaan arsip menjadi instrumen strategis pembangunan.

Masyarakat juga diajak membangun budaya sadar arsip, dimulai dari lingkungan kerja, sekolah, hingga kehidupan sehari-hari. Transformasi digital ini diharapkan mampu membangun budaya kerja yang lebih profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Apa Itu SRIKANDI dan SIPANDI?

SRIKANDI merupakan sistem pengelolaan arsip dinamis yang digunakan lintas instansi. Sementara SIPANDI dikembangkan khusus untuk memonitor implementasi SRIKANDI di lapangan. Kedua aplikasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kendal beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat.

Peringatan Hari Kearsipan yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional juga dimanfaatkan untuk menggaungkan semangat membangun kemandirian bangsa melalui penguatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan generasi muda.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: puskapik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top