Pencarian

Rekrutmen Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Pekalongan Banjir Pendaftar, 1.826 Orang Berebut 514 Posisi

Selasa, 19 Mei 2026 • 12:49:01 WIB
Rekrutmen Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Pekalongan Banjir Pendaftar, 1.826 Orang Berebut 514 Posisi
Ribuan warga Pekalongan mendaftar rekrutmen petugas Sensus Ekonomi 2026 dengan persaingan ketat.

PEKALONGAN — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pekalongan mencatat rekor partisipasi dalam rekrutmen petugas sensus ekonomi. Selama periode pendaftaran 8–14 Mei 2026, total 1.826 orang mengajukan diri, namun hanya 1.419 peserta yang lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap tes kompetensi.

Kepala BPS Kabupaten Pekalongan, Maibu Barwis Sugiharto, mengapresiasi animo masyarakat yang melampaui target. “Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang luar biasa dalam proses rekrutmen ini,” ujarnya di ruang kerjanya, Senin (18/5).

Dua Jalur Seleksi untuk 903 Petugas Sensus

BPS Kabupaten Pekalongan membutuhkan total 903 petugas untuk Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 389 orang di antaranya sudah direkrut melalui jalur khusus Keputusan Kepala BPS (KEPKA), sementara 514 posisi sisanya akan diisi dari hasil seleksi mitra tambahan yang tengah berlangsung.

Para peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi kini bersiap menghadapi tahapan selanjutnya. Tes kompetensi dijadwalkan pada 15–16 Mei 2026, disusul wawancara pada 18–19 Mei 2026.

Pelatihan Mulai Juni, Terjun ke Lapangan hingga Agustus

Bagi peserta yang berhasil melewati seluruh tahapan, mereka akan mengikuti pelatihan intensif pada 2–11 Juni 2026. Setelah itu, petugas mulai bertugas di lapangan pada 15 Juni hingga akhir Agustus 2026.

Salah satu pendaftar, Mufida Rizkia asal Wonopringgo, mengaku termotivasi oleh peluang menambah pengalaman. “Saya ingin menambah pengalaman dan mencoba hal baru di BPS. Semoga saya bisa bergabung menjadi bagian dari Sensus Ekonomi 2026,” ungkapnya.

Mengapa Antusiasme Warga Pekalongan Melonjak?

Tingginya jumlah pendaftar di Kabupaten Pekalongan menjadi sinyal positif bagi kesuksesan pendataan ekonomi nasional. Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret struktur dan kinerja sektor usaha di seluruh Indonesia, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Dengan ribuan warga rela bersaing ketat untuk menjadi mitra statistik, BPS Kabupaten Pekalongan optimistis kualitas data yang dihasilkan akan lebih akurat. Langkah selanjutnya, pengumuman kelulusan final akan dilakukan setelah seluruh rangkaian tes dan wawancara rampung.

Bagikan
Sumber: lingkarjateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks