Pencarian

Elon Musk Janjikan Tesla Semi Otonom Tahun Depan, Tapi Pengemudi Truk Tak Perlu Khawatir

Selasa, 28 Juli 2026 • 09:33:31 WIB
Elon Musk Janjikan Tesla Semi Otonom Tahun Depan, Tapi Pengemudi Truk Tak Perlu Khawatir
Tesla Semi otonom dijanjikan Elon Musk pada kuartal II 2026 untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja pengemudi truk di Amerika Serikat.

JAWA TENGAH — Pernyataan itu disampaikan Musk dalam panggilan pendapatan kuartal II 2026 Tesla pada 22 Juli lalu, menjawab pertanyaan analis LightShed, Walter Piecyk. Ia membuka argumennya dengan keluhan soal kekurangan tenaga kerja pengemudi truk di Amerika Serikat, lalu membingkai teknologi otonom sebagai hadiah untuk para sopir itu sendiri.

"Membuat Semi yang bisa menyetir sendiri akan secara dramatis meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi pengemudi truk yang menggunakannya," ujar Musk. Namun, pernyataan ini kontradiktif: jika masih butuh sopir di dalam kabin, fitur tersebut tak akan menyelesaikan masalah kekurangan tenaga kerja. Musk jelas merujuk pada otonomi penuh tanpa pengemudi.

Catatan Buruk Tenggat Waktu Otonomi Tesla: 9 dari 10 Janji Gagal

Masalahnya, janji Musk soal self-driving sudah menjadi lelucon di industri. Data dari MuskOmeter mencatat hanya 8 dari 94 prediksi publik Musk yang tepat waktu (9 persen), dan 46 lainnya gagal total. Kategori otonomi adalah yang terburuk.

Sejak 2013, setidaknya ada sepuluh tenggat waktu otonomi dan robotaxi yang diucapkan Musk dan semuanya meleset. Pada Oktober 2016, ia berjanji Tesla akan melintas dari Los Angeles ke New York secara otonom pada akhir 2017—sembilan tahun lalu dan tak pernah terjadi. Janji "fitur lengkap" FSD pada akhir 2019, satu juta robotaxi pada 2020, dan keyakinan 100 persen soal Level 5 pada 2021, semuanya tinggal kenangan.

Janji terbaru adalah FSD tanpa pengawasan pada kendaraan konsumen di kuartal IV 2026, yang diulang lagi pada Mei lalu. Jika satu tahun waktu Musk berarti satu dekade di dunia nyata, pengemudi truk aman hingga 2030-an.

Kembalinya Fitur Otonomi Semi yang Sempat Dihapus

Ironisnya, Tesla Semi seharusnya sudah punya fitur ini sejak awal. Saat diperkenalkan pada November 2017, truk ini dipamerkan dengan "Enhanced Autopilot" dan mode konvoi otonom. Produksi dijanjikan pada 2019, namun molor hingga akhir 2022 ketika beberapa unit dikirim ke PepsiCo. Pada acara pengiriman itu, Tesla sama sekali tidak menyebut Autopilot atau self-driving. Mode konvoi pun diam-diam dihapus dari situs web.

Baru pada April 2026, Semi pertama dari jalur produksi volume tinggi di Giga Nevada meluncur. Pabrik itu dirancang untuk 50.000 unit per tahun, namun Tesla sendiri mengakui Semi hanya akan menjadi "persentase sangat kecil" dari total armada kendaraannya hingga akhir 2026.

Penghapusan fitur otonomi pada 2022 lalu dibaca sebagai strategi agar pengemudi dan manajer armada tetap mau membeli truk ini. Sekarang, fitur itu kembali dijual sebagai "keselamatan dan kenyamanan" bagi pengemudi yang justru akan dihilangkan kursinya. Sementara itu, pesaing seperti Aurora sudah mengangkut barang di jalan raya Texas tanpa sopir sama sekali, melampaui 250.000 mil otonom pada Maret lalu.

Pengujian Robotaxi Terbatas: Hanya 380.000 Mil dalam Setahun

Keyakinan pada janji Musk juga terkikis oleh realitas pengujian. Dalam setahun pengujian robotaxi di Texas, Tesla baru mengumpulkan 380.000 mil tanpa pengawasan, itu pun di area terbatas dengan kecepatan rendah. Butuh waktu lama sebelum Tesla percaya diri memperluas area dan kecepatan yang masuk akal untuk truk Semi.

Komentar pengguna di forum otomotif asing menegaskan hal ini: "Pilihan karir paling aman untuk satu setengah dekade ke depan—sama sekali tidak tersentuh AI atau robotika," tulis akun Ritz, menyindir rekam jejak Tesla. Kabar baiknya, pengemudi truk bisa bernapas lega. Kabar buruknya, janji manis Musk soal otonomi kembali menjadi angin lalu.

Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks