SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali membuka program beasiswa bagi kalangan pesantren dengan cakupan yang lebih luas tahun ini. Tidak hanya perguruan tinggi dalam negeri, santri juga bisa kuliah S1 hingga S3 di luar negeri seperti Mesir dan Yaman dengan biaya ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.
Jalur Dalam Negeri: UKT Gratis Delapan Semester
Untuk program vokasi dan S1 di dalam negeri, pendaftaran dibuka mulai 18 Februari hingga 10 Juli 2026. Proses seleksi berlangsung pada 13 Juli sampai 1 Agustus 2026, dengan pengumuman hasil pada 3 Agustus 2026.
Penerima beasiswa dalam negeri mendapatkan fasilitas pembiayaan penuh biaya UKT hingga delapan semester. Program ini menyasar santri dari berbagai latar belakang ekonomi, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Kuliah di Al Azhar hingga Imam Syafi'i Yaman
Pendaftaran untuk jalur luar negeri ditutup lebih awal, yakni 13 Juni 2026. Program mencakup kuliah S1 luar negeri, program double degree, hingga studi keislaman di sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Al Azhar Mesir, Universitas Al Ahqof Yaman, dan Universitas Imam Syafi'i Yaman.
Penerima beasiswa luar negeri mendapatkan dukungan pembiayaan yang lebih luas, mulai dari biaya pendidikan, biaya hidup, pengurusan visa, asuransi, hingga tiket pesawat pulang-pergi dari Semarang menuju negara tujuan.
Mohammad Saleh: Santri Harus Berani Ambil Peluang
“Santri harus berani mengambil peluang ini. Pendidikan tinggi akan membuka wawasan, meningkatkan kompetensi, sekaligus memperkuat peran santri dalam pembangunan daerah,” ujar Saleh di Semarang.
Ketua DPD Golkar Jawa Tengah itu menilai program ini menjadi bentuk keberpihakan pemerintah terhadap dunia pesantren yang memiliki kontribusi besar dalam pembentukan karakter masyarakat. Ia menekankan santri juga perlu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, hingga kemampuan global agar mampu bersaing di era modern.
“Potensi santri luar biasa besar. Kalau diberikan akses pendidikan yang baik, mereka bisa menjadi pemimpin masa depan yang kuat secara moral dan intelektual,” katanya.
Cara Daftar: Lewat Aplikasi JNN
Calon peserta diwajibkan mengakses aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) yang tersedia di Playstore maupun Appstore. Setelah masuk aplikasi, pendaftar dapat memilih banner “Beasiswa Santri” pada halaman utama.
Peserta diminta membaca petunjuk teknis secara lengkap sebelum mengisi formulir dan mengunggah dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Informasi lengkap juga dapat diakses melalui situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Jangan sampai keterbatasan ekonomi membuat santri kehilangan kesempatan kuliah. Program ini harus benar-benar dimanfaatkan,” tegas Saleh.