BLORA — Peristiwa tragis terjadi di Dukuh Nglawiyan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Jawa Tengah, saat seorang warga lanjut usia bernama Sunardi (72) meregang nyawa akibat tersengat listrik. Korban tengah membersihkan kolam ikan di samping rumahnya ketika arus listrik dari kabel mesin air yang terkelupas menyambar tubuhnya.
Suciati, istri korban, pertama kali menemukan Sunardi sekitar pukul 08.00 WIB. Sang suami sudah terbaring telentang di dalam kolam dan tidak merespons panggilan.
“Terdapat luka bakar akibat sengatan listrik di telapak tangan kanan korban. Tidak ditemukan tanda kekerasan,” kata Kasi Humas Polres Blora AKP Midiyono.
Keluarga sempat berupaya membawa Sunardi ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
Hasil pemeriksaan awal polisi dan tim medis menyimpulkan bahwa arus listrik berasal dari kabel mesin air yang digunakan korban untuk menguras kolam. Kabel tersebut dalam kondisi terkelupas dan terendam air, menciptakan sengatan maut dalam hitungan detik.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk kabel mesin air yang rusak dan pakaian yang dikenakan korban saat kejadian. Berdasarkan penyelidikan, kasus ini dinyatakan sebagai kecelakaan murni akibat sengatan listrik.
Peristiwa ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat akan bahaya instalasi listrik seadanya, terutama di area basah seperti kolam atau kamar mandi. Kabel rusak dan peralatan listrik tanpa pengaman masih kerap ditemukan di lingkungan rumah tangga.
Polres Blora mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, dan peralatan listrik yang digunakan di dekat sumber air sangat dianjurkan untuk mencegah kejadian serupa.
“Jangan menunda perbaikan jika menemukan kabel terkelupas atau peralatan listrik yang sudah aus. Risiko sengatan listrik di area basah sangat tinggi,” tegas AKP Midiyono.