Pedagang Sapi di Pati Laris Manis Jelang Iduladha, 125 Ekor Terjual Hingga ke Jabodetabek

Penulis: Deni Kurniawan  •  Senin, 25 Mei 2026 | 11:41:01 WIB
Pedagang sapi di Pati berhasil menjual 125 ekor sapi menjelang Iduladha.

PATI — Momentum Iduladha tahun ini membawa berkah tersendiri bagi para pedagang sapi di Kabupaten Pati. Permintaan hewan kurban yang melonjak drastis membuat perputaran uang di pasar hewan tradisional meningkat signifikan dalam sepekan terakhir.

Salah satu pedagang yang merasakan dampaknya adalah Halim, warga Desa Klecorenggonang, Kecamatan Winong. Ia mengaku mampu menjual 125 ekor sapi sejak 1 Zulhijah hingga mendekati hari raya kurban.

Penjualan Harian Melonjak Tiga Kali Lipat

Halim menuturkan, pada hari biasa ia hanya mampu menjual dua hingga tiga ekor sapi per hari untuk kebutuhan konsumsi daging. Namun, sejak memasuki Zulhijah, angka itu meroket menjadi sembilan hingga sepuluh ekor setiap harinya.

“Sejak Besar (Zulhijah) rata-rata sehari kisaran sembilan sampai 10 ekor terjual. Jika ditotal sejak 1 Zulhijah sampai mendekati Idulkurban sapi yang saya jual sudah laku 125 ekor,” katanya.

Mayoritas Sapi Dikirim ke Luar Pati

Menariknya, pembeli tidak hanya berasal dari Pati dan sekitarnya. Sebagian besar pesanan justru datang dari luar Pulau Jawa, terutama wilayah Jabodetabek, Purwakarta, dan Cikarang.

“Saya jual terbanyak di Jabodetabek, Purwakarta, Cikarang, dan sekitarnya. Kalau lokalan Pati hanya untuk masjid-masjid tertentu saja,” terang Halim.

Harga Naik Rp 3 Juta hingga Rp 4 Juta per Ekor

Tingginya permintaan juga mendorong kenaikan harga. Halim menyebut harga sapi yang ia jual bervariasi tergantung ukuran, namun secara umum terjadi lonjakan berkisar Rp 3 juta hingga Rp 4 juta per ekor dibandingkan hari biasa.

“Lonjakan harga cukup tinggi dibandingkan hari biasa, sejak Zulhijah merangkak naik. Karena masyarakat banyak yang beli sapi untuk mengisi kandang yang nantinya dijual momen Iduladha,” ujarnya.

Permintaan Berbeda Tergantung Wilayah

Halim mengamati adanya perbedaan selera pembeli berdasarkan daerah. Di sekitar kandangnya di Menteng, sapi ukuran sedang paling banyak dicari. Sementara itu, di Tangerang yang merupakan kawasan elite, sapi berukuran besar lebih laris.

Saat ini, sapi di kandang Halim tersisa sekitar 50 ekor. Ia optimistis seluruh stok akan habis terjual sebelum puncak Iduladha tiba.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: joglojateng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top