SURAKARTA — Koperasi Mahasiswa (KOPMA) UMS dan KOPMA UNIMMA tidak hanya bertukar sambutan dalam kegiatan studi banding pekan lalu. Lebih dari itu, kedua organisasi mahasiswa ini membahas sejumlah inovasi dan tantangan pengelolaan koperasi di lingkungan kampus Muhammadiyah.
Ketua KOPMA UMS, Rieby Queenana Agustin R, menyebut pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk membuka peluang kerja sama jangka panjang. “Kami menyambut hangat kedatangan dari KOPMA UNIMMA di UMS. Semoga kegiatan kemarin dapat menjadi ajang berbagi pengalaman, ilmu, dan mempererat silaturahmi antar koperasi mahasiswa,” ujarnya, Minggu (24/5).
Kegiatan dibuka dengan pemutaran video profil dari masing-masing koperasi. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada sejarah, program kerja, hingga kegiatan unggulan KOPMA UMS dan KOPMA UNIMMA. Suasana kemudian mencair lewat sesi ice breaking yang membuat diskusi berlangsung lebih interaktif.
Puncak acara adalah sesi Focus Group Discussion (FGD). Di sinilah kedua koperasi saling memaparkan sistem pengelolaan organisasi, program kerja, serta berbagai inovasi yang diterapkan di masing-masing kampus. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari KOPMA UMS. Harapannya, studi banding ini bisa menjadi wadah bertukar pikiran, menambah pengalaman, serta membuka peluang kolaborasi antar koperasi mahasiswa ke depannya,” ungkap Ketua KOPMA UNIMMA, Anisa Dwi Adinda.
Studi banding semacam ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat ekosistem koperasi di kalangan mahasiswa. Di tengah tantangan regenerasi dan pengelolaan keuangan yang kerap dihadapi organisasi kemahasiswaan, forum seperti ini memungkinkan transfer pengetahuan secara langsung.
KOPMA UMS dan KOPMA UNIMMA sama-sama berada di bawah naungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM). Kedekatan ideologis ini menjadi modal awal untuk menciptakan kolaborasi yang lebih terstruktur, baik dalam pengadaan barang, pengelolaan unit usaha, maupun pengembangan sumber daya manusia.
Rieby berharap kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan. “Ini langkah awal untuk menciptakan kolaborasi yang bermanfaat di masa mendatang,” pungkasnya.