16 Bikkhu Thudong 2026 Bawa Misi Perdamaian, Temui Wagub Jateng Taj Yasin di Semarang

Penulis: Andi Pratama  •  Senin, 25 Mei 2026 | 22:47:01 WIB
bikkhu Thudong 2026 memulai perjalanan perdamaian dari Candi Sima, Jepara.

SEMARANG — Sebanyak 16 bikkhu dari berbagai daerah di Indonesia mengawali perjalanan Thudong 2026 dari Candi Sima, Jepara, menuju Candi Sewu, Klaten, sebagai rangkaian menyambut perayaan Waisak 2026. Rombongan tersebut singgah di Kota Semarang dan bertemu langsung dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, pada Senin (25/5/2026).

Misi Perdamaian di Tengah Keberagaman

Bikkhu Nyanakaruno Mahathera menyampaikan bahwa Thudong bukan sekadar ritual spiritual tahunan. Menurutnya, perjalanan kaki ini membawa misi perdamaian yang ingin diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Perjalanan perdamaian ini bukan sekadar slogan. Kami ingin toleransi benar-benar dibangun melalui kekuatan spiritual yang baik," kata Bikkhu Nyanakaruno Mahathera.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Provinsi

Wagub Taj Yasin yang akrab disapa Gus Yasin itu mengaku mendukung penuh perjalanan Thudong 2026. Ia menilai perjalanan para bikkhu menjadi contoh nyata kehidupan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Tengah.

"Kami di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap ini menjadi contoh bagi masyarakat. Bahwa manusia pada hakikatnya menjalankan perintah Tuhan menuju ketaatan dan kebersamaan," ujar Taj Yasin.

Gotong Royong Lintas Agama Sepanjang Perjalanan

Sepanjang rute dari Jepara menuju Klaten, para bikkhu mendapat sambutan hangat dari warga. Taj Yasin menilai semangat gotong royong dan toleransi terlihat kuat, terutama dari kehadiran relawan lintas agama yang turut mendukung kelancaran perjalanan.

"Kita bisa melihat Thudong ini ada kebersamaan yang kuat. Semoga seluruh rangkaian berjalan lancar, nyaman, dan tanpa halangan," kata pria yang juga putra ulama kharismatik Jawa Tengah itu.

Puncak Waisak 2026 di Candi Borobudur

Perjalanan Thudong 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut perayaan Waisak 2026 yang puncaknya akan dipusatkan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berkoordinasi dengan panitia nasional untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top