SRAGEN — Pemerintah Kabupaten Sragen akan menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi ke-280 daerah tersebut yang tahun ini berbarengan dengan perayaan Idul Adha. Bupati Sragen Sigit Pamungkas menegaskan bahwa momen istimewa ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan untuk aksi sosial nyata.
Menurut Bupati Sigit, filosofi Idul Adha yang identik dengan ibadah kurban sangat selaras dengan semangat hari jadi. "Momentum ini harus kita jadikan sebagai ajang untuk berbagi terhadap masyarakat yang membutuhkan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Sragen, Senin.
Pemkab Sragen pun mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk menyalurkan hewan kurban secara merata. Langkah ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai pelosok desa.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan hari jadi ke-280 tahun ini akan diwarnai nuansa religius dan kebersamaan yang lebih kental. Bupati Sigit mengingatkan bahwa usia daerah yang hampir tiga abad ini harus menjadi refleksi bersama untuk terus membangun Sragen yang lebih maju dan sejahtera.
Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk menjaga ketertiban dan kekhidmatan selama perayaan. "Semoga di usia yang ke-280 ini, Sragen semakin guyub, rukun, dan berkah untuk seluruh warganya," pungkas Sigit.