Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi Poltekkes, Bantuan Rp 10 Juta per Semester

Penulis: Budi Santoso  •  Senin, 01 Juni 2026 | 16:13:01 WIB
Kemenkes bersama Yayasan Khouw Kalbe resmi membuka Beasiswa SEHAT 2026 untuk mahasiswi Poltekkes.

JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Yayasan Khouw Kalbe membuka pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026, program beasiswa yang menyasar mahasiswi aktif di seluruh Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes. Beasiswa ini merupakan bagian dari upaya transformasi sumber daya manusia kesehatan untuk memperkuat layanan di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).

Bantuan Finansial Hingga Pelatihan: Apa Saja Manfaatnya?

Penerima beasiswa akan mendapat dana pendidikan maksimal Rp 10 juta per semester, mencakup biaya UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi. Khusus mahasiswa jenjang diploma, tersedia bantuan biaya penelitian maksimal Rp 3 juta yang diberikan satu kali di tahun akhir studi. Sementara penerima jenjang profesi memperoleh dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1,2 juta per semester.

Selain bantuan finansial, peserta akan mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring. Mereka juga masuk ke ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe dan berkesempatan memperoleh jejaring nasional hingga internasional. Khusus jenjang profesi, peserta bisa menjadi mentor serta menginisiasi proyek sosial.

Jurusan dan Syarat Pendaftaran: Siapa Saja yang Bisa Mendaftar?

Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswi dari sejumlah program studi, antara lain Keperawatan, Kebidanan, Gizi dan Dietetika, Farmasi, Sanitasi Lingkungan, Teknik Laboratorium Medik, Kesehatan Gigi, Promosi Kesehatan, Fisioterapi, serta Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi. Jenjang yang tersedia meliputi Diploma (D3/D4) dan Profesi.

Pendaftar harus WNI perempuan dan belum menikah. Usia maksimal 24 tahun untuk jenjang diploma, dan 27 tahun untuk jenjang profesi. Peserta juga harus berstatus mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan semester tertentu: jenjang D3/D4 di semester 1, D4 lanjutan di semester 3, dan profesi di semester 1.

Persyaratan akademik cukup ketat. Nilai rapor SLTA minimal 80 per semester bagi pendaftar diploma semester 1. Sementara pendaftar D4 semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30, dan jenjang profesi minimal 3,75. Peserta juga harus aktif dalam organisasi atau kemasyarakatan, tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen serupa, serta bersedia menjadi YKK Ambassador.

Esai Tulis Tangan hingga Video TikTok: Tahapan Seleksi yang Perlu Dilalui

Setiap pendaftar wajib membuat esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250-450 kata. Khusus jenjang profesi, peserta harus mengunggah video berdurasi 60 detik di Instagram atau TikTok mengenai alasan pengabdian di wilayah DTPK. Dokumen lain yang perlu diunggah meliputi KTP, Kartu Keluarga, pas foto, rapor, KHS, ijazah, surat keterangan mahasiswa aktif, dan surat rekomendasi.

Jadwal Lengkap Beasiswa SEHAT 2026

Pendaftaran dibuka pada 8-30 Juni 2026. Seleksi administrasi berlangsung 1-27 Juli, dengan pengumuman hasil pada 28 Juli. Tes penulisan esai online dijadwalkan 1 Agustus, disusul tes wawancara online pada 21 Agustus hingga 14 September. Pengumuman akhir akan dilakukan pada 16 September 2026, dilanjutkan registrasi ulang dan orientasi hingga Oktober.

Informasi lengkap bisa diakses melalui laman resmi SIBK Kemenkes. Sosialisasi online juga akan digelar pada 2-5 Juni 2026. Panduan resmi tersedia di Panduan Beasiswa SEHAT 2026.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top