3 Fakta Rekam Jejak Nanik S Deyang, Eks Jurnalis dan Timses Prabowo yang Kini Jabat Kepala BGN

Penulis: Eko Saputro  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 23:47:01 WIB
Nanik S Deyang resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional di Istana Negara, Jakarta.

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam sebuah seremoni di Istana Negara, Jakarta, baru-baru ini. Nanik bukanlah nama baru di panggung politik dan media Indonesia. Sebelum masuk ke struktur pemerintahan, ia dikenal sebagai jurnalis senior dan bagian dari tim sukses Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.

Eks Jurnalis yang Masuk ke Politik Praktis

Sebelum menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik S Deyang memiliki karier panjang di dunia jurnalistik. Ia dikenal sebagai wartawan senior yang kerap meliput isu-isu politik nasional. Pengalamannya di media massa menjadi modal utama saat ia kemudian beralih profesi menjadi politisi dan anggota tim sukses Prabowo Subianto.

Perannya di Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran cukup signifikan. Ia dipercaya mengelola komunikasi publik dan strategi media selama masa kampanye. Kiprahnya di dunia politik inilah yang kemudian membawanya ke posisi strategis di lembaga negara.

Pernah Diperiksa sebagai Saksi Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Nama Nanik S Deyang sempat mencuat ke publik pada 2018 lalu, ketika ia diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Kala itu, ia dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoaks yang melibatkan aktivis Ratna Sarumpaet. Kasus tersebut bermula dari unggahan Ratna yang mengaku dianiaya, yang kemudian terbukti tidak benar.

Pemeriksaan terhadap Nanik dilakukan untuk mendalami alur penyebaran informasi dan keterlibatan sejumlah pihak dalam peristiwa yang sempat mengguncang politik nasional itu. Meski sempat diperiksa, Nanik tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Jejak Baru di Badan Gizi Nasional

Penunjukan Nanik sebagai Kepala BGN menjadi babak baru dalam kariernya. Lembaga ini memiliki tugas strategis, yakni merumuskan dan mengoordinasikan kebijakan di bidang gizi nasional. Program unggulan yang tengah digarap adalah makan bergizi gratis untuk anak sekolah, yang merupakan salah satu janji kampanye Prabowo-Gibran.

Dengan latar belakang sebagai jurnalis dan politisi, Nanik dianggap memiliki kapasitas untuk mengelola komunikasi publik serta menjalankan program-program prioritas pemerintah di bidang gizi. "Saya siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," ujar Nanik dalam pernyataan resmi usai pelantikan.

Apa Saja Tugas Pokok Badan Gizi Nasional?

Badan Gizi Nasional (BGN) dibentuk untuk mempercepat penanganan masalah gizi di Indonesia, khususnya stunting dan kekurangan gizi pada anak. Lembaga ini akan mengoordinasikan berbagai program lintas kementerian dan lembaga, serta memastikan distribusi bantuan pangan bergizi berjalan tepat sasaran. Target utamanya adalah menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan dalam lima tahun ke depan.

Bagaimana Rekam Jejak Nanik di Dunia Media?

Sebagai jurnalis senior, Nanik S Deyang pernah bertugas di sejumlah media nasional. Ia dikenal memiliki jaringan luas di kalangan politisi dan pengambil kebijakan. Pengalamannya di dunia media dinilai menjadi nilai tambah dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala BGN, terutama dalam hal sosialisasi program dan membangun citra positif lembaga.

Apakah Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Berpengaruh pada Kariernya?

Meski sempat diperiksa sebagai saksi dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet, Nanik S Deyang tidak pernah dijerat sebagai tersangka. Pemeriksaan tersebut murni untuk kepentingan penyidikan. Karier politiknya terus menanjak setelah peristiwa itu, dan puncaknya ia dipercaya memimpin BGN. Kasus ini tidak berdampak negatif pada rekam jejaknya di mata pemerintah.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top