Ferrari Luce Berpotensi Jadi Mobil Listrik Termahal di Australia, Harga Tembus Rp 11,4 Miliar

Penulis: Eko Saputro  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 02:28:01 WIB
Ferrari Luce diprediksi menjadi mobil listrik termahal di Australia dengan harga mencapai Rp 11,4 miliar.

JAWA TENGAH — Ferrari akhirnya resmi mengumumkan langkah besarnya menuju elektrifikasi. Melalui model bernama Luce, pabrikan yang bermarkas di Maranello ini akan memproduksi mobil listrik berbasis baterai (BEV) untuk pertama kalinya dalam sejarah. Meski belum ada harga resmi yang diumumkan, Ferrari telah mengizinkan media finansial Bloomberg untuk menyebutkan estimasi awal.

Perbandingan Harga: Luce Lebih Mahal dari Purosangue dan 12Cilindri

Bloomberg menyebutkan perkiraan harga Ferrari Luce di Eropa berada di angka 550 ribu euro. Jika dikonversi, angka tersebut setara dengan sekitar Rp 11,4 miliar. Namun, Bloomberg juga menekankan bahwa angka itu belum final dan bisa bergerak naik atau turun hingga 10 persen.

Di Australia, harga dasar Luce diperkirakan mencapai US$ 900 ribu. Setelah ditambah Luxury Car Tax (LCT) atau pajak mobil mewah setempat, konsumen harus merogoh kocek hingga A$ 1,1 juta. Bandingkan dengan Rolls-Royce Spectre Black Badge yang saat ini menjadi mobil listrik termahal di Australia dengan harga A$ 933.000 setelah LCT.

Ferrari Purosangue, SUV bermesin V12, dibanderol mulai A$ 728.000. Sementara Ferrari 12Cilindri Coupe dijual seharga A$ 803.500 dan versi Convertible seharga A$ 886.800. Ketiganya masih jauh lebih murah dari estimasi harga Luce. Bahkan Ferrari 849 Testarossa terbaru yang dibanderol A$ 932.648 pun masih di bawah harga Luce jika estimasi berada di batas atas, yakni 605.000 euro atau setara A$ 983.500.

Pemesanan Sudah Dibuka, Target Penjualan 20 Persen dari Total Produksi

Menurut laporan Drive, Ferrari telah membuka pemesanan Luce untuk pelanggan setianya sejak awal 2026. Ferrari juga menegaskan bahwa mobil listrik ini akan dijual berdampingan dengan model bermesin bensin dan hybrid. Artinya, Luce bukanlah pengganti mesin V12 atau V8 ikonik Ferrari, melainkan pelengkap lini produk.

Ferrari memproyeksikan kendaraan listrik murni akan menyumbang sekitar 20 persen dari total penjualan global pada akhir dekade ini. Sisanya, 80 persen, masih akan didominasi oleh model bermesin bensin dan hybrid. Strategi ini menunjukkan Ferrari tidak terburu-buru meninggalkan mesin pembakaran internal sepenuhnya.

Pajak dan Biaya Tambahan Bikin Harga Semakin Selangit

Di Australia, harga Ferrari Luce bisa membengkak signifikan karena kebijakan pajak setempat. Selain LCT, konsumen juga harus membayar biaya registrasi dan pajak kendaraan tahunan. Jika estimasi harga berada di batas atas rentang Bloomberg, Luce akan menjadi Ferrari produksi massal termahal yang pernah dijual di Australia, mengalahkan model-model edisi khusus sebelumnya.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top