PLN Peduli Hadirkan Laboratorium Konversi Motor Listrik di SMK Bhakti Kudus, Dukung Ekosistem Kendaraan Ramah Lingkungan

Penulis: Budi Santoso  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 12:49:31 WIB
Laboratorium konversi motor listrik di SMK Bhakti Kudus resmi beroperasi dengan dukungan PLN Peduli.

KUDUSPT PLN (Persero) UP3 Kudus tak hanya menyediakan listrik, tapi juga ikut mendorong pengembangan ekosistem kendaraan ramah lingkungan. Lewat program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) bertajuk PLN Peduli, mereka menghadirkan laboratorium konversi motor listrik di SMK Bhakti Kudus. Fasilitas ini menjadi tempat belajar dan praktik bagi siswa untuk mengubah motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik.

Laboratorium Konversi Motor Listrik untuk Siswa SMK

Laboratorium ini merupakan yang pertama di Kabupaten Kudus yang difokuskan pada proses konversi kendaraan. Kehadirannya memungkinkan siswa SMK Bhakti Kudus mempelajari secara langsung teknik mengubah motor konvensional menjadi motor listrik. Pihak PLN menyebut inisiatif ini sebagai bagian dari dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dengan adanya laboratorium, siswa tidak hanya mendapat teori di kelas. Mereka bisa mempraktikkan perakitan komponen, pengelolaan baterai, hingga sistem kelistrikan pada motor listrik. Hal ini diharapkan mencetak tenaga terampil yang siap kerja di industri kendaraan listrik yang terus berkembang.

Apa Manfaat Laboratorium bagi Warga Kudus?

Keberadaan laboratorium konversi motor listrik di SMK Bhakti Kudus membuka peluang bagi warga sekitar. Masyarakat yang ingin mengonversi motornya bisa mendapatkan layanan dari siswa yang telah terlatih. Biaya konversi pun disebut lebih terjangkau dibandingkan membeli motor listrik baru.

Selain itu, program ini mendorong penggunaan energi yang lebih bersih di tingkat lokal. Motor listrik dinilai lebih hemat biaya operasional dan ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang. PLN berharap inisiatif ini bisa direplikasi di sekolah-sekolah lain di Jawa Tengah.

Bagaimana Proses Konversi Motor Listrik Dipelajari?

Di laboratorium tersebut, siswa diajarkan mulai dari pembongkaran mesin motor, pemasangan motor listrik, hingga pengaturan sistem kontrol. Proses ini membutuhkan pemahaman soal kelistrikan dan mekanik yang mumpuni. Kurikulum praktiknya disesuaikan dengan standar keselamatan dan teknis yang berlaku.

PLN UP3 Kudus juga menyediakan pendampingan teknis bagi para guru dan instruktur. Dengan begitu, kualitas pembelajaran bisa terjaga dan siswa mendapatkan ilmu yang aplikatif. Ke depannya, hasil konversi motor listrik karya siswa bisa diuji coba langsung di jalan raya.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: radarsemarang.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top