Tangis Haru dan Sujud Syukur Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Solo di Donohudan

Penulis: Deni Kurniawan  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 18:39:01 WIB
Pasangan jemaah haji melakukan sujud syukur saat tiba di Asrama Haji Donohudan.

BOYOLALI — Sujud syukur langsung dilakukan pasangan Imam Subekhi dan Hamidah, warga Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, begitu menginjakkan kaki di Asrama Haji Donohudan. Keduanya mengaku lega karena seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar dan mereka kembali dalam keadaan sehat.

"Alhamdulillah perjalanan lancar, hari ini sudah sampai tanah air. Terima kasih pemerintah dan semuanya yang telah melayani kami dengan baik. Selama di sana terlayani dengan baik sampai di Arafah, baik makanan maupun tenda atau pondok," ujar Subekhi.

Menunggu Panggilan Haji Selama 14 Tahun

Bagi sebagian jemaah, keberangkatan tahun ini adalah mimpi yang terwujud setelah penantian panjang. Diah Karlita, warga Desa Kendalserut, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, akhirnya bisa berangkat bersama suaminya, Ali Yusni, setelah menunggu selama 14 tahun.

"Bersyukur akhirnya dapat panggilan bisa melaksanakan haji, semoga ibadah diterima oleh Allah SWT. Pelayanan sejak berangkat, di tanah suci, sampai pulang baik dan tidak ada kendala," tuturnya.

Gubernur: Jemaah Haji Jadi Aset Perubahan Perilaku Masyarakat

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang hadir langsung dalam penyambutan menekankan pentingnya peran para haji sepulang dari Tanah Suci. Menurutnya, mereka adalah aset daerah yang bisa menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

"Sangat terharu sekali. Ini aset bagi kita untuk mengubah perilaku sebagai haji yang mabrur, baik bagi dirinya, keluarga, maupun masyarakat sekitar," kata Luthfi.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan haji agar semakin prima di masa mendatang.

27 Jemaah Embarkasi Solo Wafat Selama Ibadah Haji 2026

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Fitriyanto melaporkan, pada musim haji 2026 Embarkasi Solo memberangkatkan 29.039 jemaah dari total 29.116 calon jemaah yang masuk ke Asrama Haji Donohudan. Sebanyak 77 calon jemaah tidak dapat diberangkatkan karena alasan kesehatan.

Hingga kepulangan kloter pertama, tercatat 27 jemaah asal Embarkasi Solo meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Kepulangan Kloter Pertama Jadi Penanda Akhir Perjalanan Spiritual

Setelah mengikuti prosesi penyambutan, para jemaah langsung diberangkatkan menuju daerah masing-masing menggunakan armada yang telah disiapkan. Pelukan hangat dan tangis haru masih terlihat di area parkir saat mereka berpamitan dengan keluarga yang menjemput.

Kepulangan Kloter 1 Embarkasi Solo menjadi penanda berakhirnya perjalanan spiritual para jemaah dan dimulainya babak baru sebagai haji yang diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: mettanews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top