Berdasarkan data BMKG, tiga wilayah di Jawa Tengah menjadi titik perhatian karena potensi hujan ringan. Semarang menjadi satu-satunya kota yang mengalami hujan pada siang hari, dengan suhu berkisar 19–24°C — jauh lebih dingin dibandingkan kota-kota lain. Kondisi ini berbeda dengan Sragen yang baru akan diguyur hujan ringan pada malam hari, serta Wonosobo yang hanya berawan tanpa hujan signifikan setelah siang.
Bagi warga Semarang, waktu paling kritis adalah antara pukul 12.00 hingga 15.00 WIB saat hujan ringan diprediksi turun. Sementara itu, warga Sragen perlu bersiap menghadapi hujan pada malam hari, terutama bagi yang memiliki aktivitas di luar rumah setelah Maghrib. Wonosobo, meski tidak hujan, tetap berpotensi berawan tebal menjelang malam.
Kota Tegal mencatat suhu tertinggi di Jawa Tengah hari ini, mencapai 34°C pada siang hingga sore hari. Suhu ini disertai kondisi cerah di pagi hari yang berubah menjadi berawan saat siang. Warga Kota Tegal dan sekitarnya diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan pada pukul 11.00–14.00 WIB, terutama anak-anak dan lansia yang rentan terhadap sengatan panas. Pastikan asupan air putih tercukupi dan gunakan topi atau pelindung kepala jika terpaksa keluar.
Kota Semarang dan Kota Surakarta juga mencatat suhu cukup tinggi, masing-masing 33°C dan 33°C, namun dengan kondisi cerah sepanjang hari. Suhu di kedua kota ini diprediksi tidak ekstrem seperti Tegal, namun tetap perlu diwaspadai bagi pekerja lapangan dan pedagang kaki lima.
Bagi pengguna jalan, perhatian utama adalah jalan basah di Semarang saat siang hari. Hujan ringan dapat membuat permukaan jalan licin, terutama di tikungan tajam dan jalan menurun. Pengendara motor disarankan mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu utama meski hujan ringan. Untuk wilayah lain seperti Cilacap, Kota Salatiga, dan Kota Surakarta yang cerah, perjalanan diprediksi lancar tanpa hambatan cuaca.
Bagi petani, kondisi cuaca hari ini cukup menguntungkan. Hujan ringan di Sragen pada malam hari justru baik untuk penyiraman tanaman padi dan palawija tanpa risiko genangan. Petani di Semarang perlu waspada terhadap penurunan suhu drastis (19–24°C) yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman hortikultura seperti cabai dan tomat. Disarankan untuk menutup bibit dengan mulsa atau plastik jika suhu turun drastis.
Hujan ringan di Semarang diprediksi hanya berlangsung pada siang hari, sekitar pukul 12.00–15.00 WIB. Menjelang malam, cuaca berubah menjadi berawan tanpa hujan. Jadi, aktivitas malam hari di Semarang dipastikan aman dari hujan.
Kota Tegal mencatat suhu tertinggi, mencapai 34°C pada siang hari. Disusul Kota Semarang dan Kota Surakarta yang sama-sama bersuhu 33°C. Warga di ketiga kota ini disarankan tidak berlama-lama di bawah sinar matahari langsung antara pukul 11.00–14.00 WIB.
Tidak. Berdasarkan data BMKG, seluruh wilayah yang berpotensi hujan — Semarang, Sragen, dan Wonosobo — hanya mengalami hujan ringan. Tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, atau petir untuk wilayah Jawa Tengah hari ini.
| Kota/Kabupaten | Pagi | Siang | Malam | Suhu | Potensi Hujan |
|---|---|---|---|---|---|
| Cilacap | Cerah | Berawan | Cerah Berawan | 24–29°C | Tidak |
| Kota Salatiga | Cerah | Cerah | Berawan | 22–28°C | Tidak |
| Kota Semarang | Cerah | Cerah | Cerah | 27–33°C | Tidak |
| Kota Surakarta | Cerah | Cerah | Cerah Berawan | 24–33°C | Tidak |
| Kota Tegal | Cerah | Berawan | Cerah | 25–34°C | Tidak |
| Semarang | Cerah | Hujan Ringan | Berawan | 19–24°C | Ya |
| Sragen | Cerah | Cerah Berawan | Hujan Ringan | 24–31°C | Ya |
| Wonosobo | Cerah | Cerah Berawan | Berawan | 23–30°C | Ya |
Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) — bmkg.go.id