JAWA TENGAH — Langkah besar diambil Persija Jakarta. Klub ibu kota itu memutuskan untuk melakukan perombakan total dengan melepas tujuh pemain asing sekaligus. Nama-nama seperti Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, Allano Lima, Thales Lira, hingga Alaaeddine Ajaraie dipastikan tidak lagi berseragam oranye musim depan.
Manajemen Persija dijadwalkan memperkenalkan nakhoda baru di Jakarta International Stadium pada Senin (10/6). Nama Shin Tae Yong santer dikabarkan sebagai kandidat kuat pengganti Mauricio Souza.
Keputusan ini membuat Persija menjadi tim yang paling cepat bergerak di antara klub papan atas lain. Mereka tak hanya membersihkan skuat, tetapi juga segera mengisi posisi pelatih yang kosong.
Bali United tak mau ketinggalan. Klub berjuluk Serdadu Tridatu itu memilih mengakhiri kerja sama dengan sejumlah pilar penting, termasuk Yabes Roni yang sudah bertahun-tahun membela tim.
Di Jawa Timur, Persebaya Surabaya dikabarkan menjalin komunikasi intensif untuk memboyong tiga pemain andalan PSM Makassar. Kedatangan pelatih Bernardo Tavarez memperkuat spekulasi bahwa negosiasi ini berjalan serius.
Runner-up musim lalu, Borneo FC, justru berada dalam posisi tertekan. Malut United dilaporkan mengincar beberapa pilar penting serta pelatih Borneo FC untuk memperkuat tim mereka.
Sementara itu, Bhayangkara FC kehilangan penyerang andalannya. Dendy Sulistyawan secara resmi pamit dari tim. Meski klub tujuan belum diumumkan, kabar beredar bahwa pemain timnas itu akan melanjutkan karier di level Asia.
Aktivitas bursa transfer kali ini terasa lebih dinamis. Jeda kompetisi yang bertepatan dengan persiapan Piala Dunia 2026 membuat klub-klub besar tidak ingin kehilangan momentum.
Sejauh ini Persija Jakarta dipandang sebagai tim yang paling siap memulai lembaran baru. Dengan pembersihan skuat total dan rencana perkenalan pelatih anyar pekan depan, Macan Kemayoran ingin memastikan musim depan tidak lagi sekadar jadi peserta.