Arema FC Tutup Perburuan Pemain Asing Musim Depan, Gustavo Henrique Jadi Amunisi Terakhir

Penulis: Budi Santoso  •  Senin, 20 Juli 2026 | 06:18:01 WIB
Manajemen Arema FC resmi menutup perekrutan pemain asing musim depan dengan mendatangkan striker Gustavo Henrique sebagai amunisi terakhir.

JAWA TENGAH — General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan proses rekrutmen pemain asing tim asal Malang itu resmi berakhir. "Dengan kehadiran Gustavo Henrique, proses perekrutan pemain asing Arema FC untuk musim ini resmi selesai," ujarnya di Kota Malang, Senin (20/7).

Rekam Jejak 62 Gol dari 230 Laga

Sepanjang karier profesionalnya, Gustavo mencatatkan 62 gol dan 17 asis dari 230 pertandingan. Yusrinal menilai striker ini memiliki karakter agresif, tidak hanya tajam dalam penyelesaian akhir tetapi juga piawai membuka ruang bagi rekan setim.

Pengalaman lintas negara diyakini menjadi modal adaptasi cepat dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Manajemen menaruh harapan besar agar ia segera menyatu dengan strategi pelatih asal Brasil, Marcos Santos.

Empat Wajah Baru, Tujuh Pilar Dipertahankan

Sebelum meresmikan Gustavo, Arema FC sudah mengamankan tiga nama anyar: Marcos Vinicius, Raianderson Da Costa (Careca), dan Diego Landis. Tujuh pemain asing lain yang menjadi pilar pada musim 2025/2026 tetap dipertahankan.

Rekrutan ini melengkapi daftar 11 pemain asing Singo Edan untuk kompetisi musim depan. "Kami percaya Gustavo memiliki kualitas sebagai seorang striker yang dapat memberikan kontribusi positif bagi tim," tambah Yusrinal.

Fokus Menyatukan Skuad Setelah Perburuan Berakhir

Manajemen kini mengalihkan fokus pada penyatuan seluruh elemen skuad. "Kini, fokus kami adalah menyatukan seluruh elemen skuad agar semakin solid dan siap menghadapi tantangan di Super League 2026/2027," pungkas Yusrinal.

Selain pemain asing, Arema FC juga aktif di bursa transfer lokal. Mereka mendatangkan Alfeandra Dewangga dari Persib Bandung dengan kontrak dua musim, serta Robi Darwis yang memilih hengkang dari Persib demi menit bermain lebih banyak.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: mediaindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top