Kebakaran Melanda Tempat Penyulingan Minyak Cengkeh di Paguyangan Brebes, 5 Kendaraan Hangus dan Kerugian Capai Ratusan Juta

Penulis: Deni Kurniawan  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:04:17 WIB
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang melalap tempat penyulingan minyak cengkeh di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Selasa (18/8) dini hari.

BREBES — Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Selasa (18/8) dini hari. Selain meludeskan bangunan tempat produksi, sebanyak lima kendaraan roda dua dan roda empat turut terbakar dalam kejadian yang melanda usaha penyulingan minyak daun cengkeh milik Sulastri (48) itu.

Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin, S.H., M.H. membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami penyebab pasti kebakaran.

Api Pertama Kali Dilihat Anak Pemilik Usaha

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Riyatun (34), anak dari pemilik tempat penyulingan, sekitar pukul 01.30 WIB. Ia terbangun setelah mendengar suara mirip kayu terbakar dari arah lokasi usaha.

Saat keluar rumah, Riyatun melihat api sudah membesar di tempat penyulingan yang berada di samping bawah rumahnya. Ia pun langsung membangunkan pemilik dan warga sekitar untuk memadamkan api secara gotong royong.

Diduga Berasal dari Bara Sisa Pembakaran

Tim pemadam kebakaran dari Pos Damkar Bumiayu diterjunkan ke lokasi dan berhasil menjinakkan si jago merah sekitar pukul 05.30 WIB. Proses pendinginan lanjutan dilakukan hingga pukul 07.00 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, bangunan yang terbakar merupakan konstruksi semi permanen dengan material kayu, bambu, dan bata ringan. Di dalamnya terdapat tumpukan kayu bakar serta daun cengkeh kering yang mudah terbakar.

Polisi menduga api berasal dari bara sisa pembakaran di tungku yang kemudian merambat ke tumpukan daun cengkeh kering dan kayu bakar di sekitarnya.

Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil yang diderita pemilik usaha cukup besar. Bangunan tempat penyulingan ditaksir mengalami kerusakan hingga Rp200 juta.

Selain bangunan, satu unit mobil Mitsubishi L300 open kap ikut terbakar dengan kerugian sekitar Rp50 juta. Empat unit sepeda motor juga hangus, terdiri dari dua unit Honda Beat senilai Rp20 juta, satu unit Honda Vario sekitar Rp10 juta, serta satu unit Yamaha Vixion sekitar Rp10 juta.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha yang menggunakan tungku atau aktivitas pembakaran, agar memastikan bara api benar-benar padam setelah kegiatan selesai. Material mudah terbakar seperti daun kering dan kayu bakar sebaiknya ditempatkan jauh dari sumber panas untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top