JAWA TENGAH — Roy Keane melancarkan kritik pedas terhadap Bruno Fernandes dan Harry Maguire setelah Manchester United menelan kekalahan di Liga Champions. Legenda Setan Merah itu menilai mentalitas kapten dan pemain senior United saat ini jauh dari standar yang seharusnya.
Kekalahan Manchester United di Liga Champions pekan ini memicu gelombang kritik baru di Old Trafford. Michael Carrick, yang ditunjuk sebagai manajer permanen pada musim panas, baru mencatat dua kemenangan dari sembilan pertandingan bersama Setan Merah.
Krisis yang melanda klub kembali terbuka setelah Lisandro Martinez melontarkan kritik tajam kepada jajaran manajemen dalam wawancara seusai laga. Keane pun angkat bicara soal kondisi mentalitas skuad yang dinilainya jauh dari standar Manchester United.
Ketika ditanya soal figur pemimpin yang tersedia untuk Carrick, Keane menyoroti kapten klub Bruno Fernandes dan mantan kapten Harry Maguire. Menurutnya, keduanya lebih sibuk dengan urusan di luar lapangan ketimbang membenahi performa tim.
"Bruno, Maguire... Mereka mungkin sedang sibuk membuat podcast, saya tidak bisa membayangkan mereka menarik dia [Martinez]," kata Keane.
Keane menyoroti bahasa tubuh Bruno yang dinilainya tidak menunjukkan kebahagiaan di klub. "Bahasa tubuh Bruno, dia tidak terlihat seperti pemain yang bahagia saat ini," ujarnya.
Kritik Keane berlanjut ke Maguire, yang disebutnya lebih memilih liburan ke New York dan merekam podcast ketimbang bekerja keras selama musim panas setelah tersingkir dari skuad Inggris.
Keane membandingkan kondisi ruang ganti United saat ini dengan masa kejayaannya sebagai pemain. Dulu, kata dia, pemain yang melontarkan komentar sembarangan akan langsung ditegur rekan setimnya di ruang ganti.
"Kalau pemain pergi dan mengatakan sesuatu, bahkan konyol, dia akan masuk ruang ganti, dan rekan-rekannya akan bilang: 'Kamu bicara apa?' Kamu akan menempatkannya di posisinya," ujarnya.
Mantan gelandang Republik Irlandia itu menyebut Manchester United saat ini seperti sirkus. Ia menilai para pemain seharusnya lebih banyak bicara lewat performa di lapangan ketimbang melontarkan komentar di podcast atau wawancara.
Sejak Carrick ditunjuk permanen, United hanya meraih dua kemenangan dari sembilan laga di semua kompetisi. Keane mengingatkan bahwa para pemain ini belum meraih apa pun dalam beberapa tahun terakhir.
"Dua tahun lalu kami finis di posisi 15 atau berapa pun, tersingkir oleh Grimsby, dan mereka mengeluarkan semua komentar ini," kata Keane.
United dijadwalkan bertandang ke markas Leeds United akhir pekan ini saat kompetisi Premier League kembali bergulir. Laga tersebut menjadi ujian berikutnya bagi Carrick dan skuadnya untuk membuktikan kritik Keane salah.