Cuaca Terik Semarang, 5 Es Dawet Enak di Kota Lama hingga Karangsaru Jadi Buruan Warga

Penulis: Budi Santoso  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 08:01:31 WIB
Warga menikmati es dawet di kawasan Kota Lama Semarang saat cuaca terik melanda kota tersebut.

SEMARANG — Cuaca panas di ibu kota Jawa Tengah mendorong warga mencari minuman tradisional yang menyegarkan. Es dawet dengan racikan santan segar dan gula aren pilihan menjadi pilihan utama untuk memulihkan stamina di siang bolong.

Rasa manis gula jawa yang berpadu gurihnya santan murni menciptakan kelezatan yang tidak ditemukan pada minuman kekinian. Resep turun-temurun ini terjaga keasliannya dari generasi ke generasi.

Mengapa Es Dawet Tradisional Tetap Jadi Buruan?

Konsistensi resep rahasia menjadi alasan utama kuliner ini bertahan. Racikan santan segar bersama gula aren pilihan menghasilkan cita rasa gurih yang khas dan sulit ditiru.

Kualitas bahan baku dijaga ketat demi kepuasan pelanggan setia setiap hari. Tekstur dawet yang kenyal berpadu sempurna dengan serutan es halus yang menyegarkan tenggorokan.

Pilihan topping buah durian segar menjadi daya tarik tersendiri bagi pelancong. Sensasi rasa buah legit berpadu kuah manis menciptakan harmoni kuliner yang tiada duanya.

1. Es Dawet Duren Pak Amad di Karangsaru

Kedai ini menjadi salah satu pelopor es durian paling diburu di kawasan Semarang Tengah. Keunikan tempat ini terletak pada tekstur dawet kenyal yang mirip agar-agar.

Satu porsi disajikan unik menggunakan mangkok bakso bersama tambahan es serut gunung. Penjual melengkapinya dengan buah durian asli berdaging tebal yang menggugah selera.

Pengunjung disarankan datang lebih awal sebelum jam makan siang agar tidak kehabisan. Antrean pembeli sering mengular karena tingginya minat masyarakat terhadap menu tersebut.

Lokasi strategisnya berada persis di Jalan Karangsaru, Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah. Jam operasionalnya dimulai sejak pagi hari hingga stok durian habis terjual.

2. Es Dawet Legendaris di Kawasan Kota Lama

Kawasan Kota Lama Semarang menyimpan sejumlah penjual es dawet yang telah berjualan puluhan tahun. Para pedagang di kawasan ini mempertahankan racikan gula jawa asli tanpa pemanis tambahan.

Wisatawan yang berkunjung ke kawasan bersejarah ini kerap menyempatkan diri mencicipi semangkuk es dawet. Harga yang terjangkau membuat minuman ini tetap digemari berbagai kalangan.

3. Es Dawet di Pasar Tradisional Semarang

Pasar-pasar tradisional di Semarang menjadi lokasi favorit warga untuk mencari es dawet dengan harga bersahabat. Pedagang di pasar menyajikan es dawet dengan takaran santan yang lebih banyak.

Pembeli biasanya memadukan es dawet dengan jajanan pasar lain sebagai menu berbuka atau camilan siang. Suasana pasar yang ramai menambah pengalaman kuliner yang khas.

4. Es Dawet Keliling di Kawasan Perumahan

Penjual es dawet keliling masih mudah ditemukan di kawasan perumahan di Semarang. Mereka menawarkan kesegaran instan bagi warga yang enggan keluar rumah di tengah cuaca terik.

Harga per porsi yang murah membuat es dawet keliling menjadi pilihan praktis bagi keluarga. Pembeli cukup menunggu di depan rumah saat penjual melintas.

5. Es Dawet di Kedai Kuliner Semarang Tengah

Sejumlah kedai kuliner di Semarang Tengah mengangkat es dawet sebagai menu andalan. Mereka mengombinasikan resep tradisional dengan penyajian yang lebih modern.

Kedai-kedai ini menawarkan variasi topping seperti ketan hitam dan cendol untuk menambah cita rasa. Meski begitu, racikan gula jawa dan santan tetap menjadi dasar utama yang dipertahankan.

Bagi warga Semarang yang ingin menikmati es dawet, datang lebih awal menjadi kunci utama agar tidak kehabisan stok, terutama pada akhir pekan saat cuaca sedang terik.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: beritajateng.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top