JAWA TENGAH — Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo membantah tudingan bahwa dirinya memiliki perusahaan kelapa sawit. Bantahan disampaikan lewat wawancara eksklusif dengan CNN Indonesia, menjawab tuduhan yang beredar di media sosial. Isu kepemilikan sawit mencuat bersamaan dengan tuduhan bahwa industri perkebunan jadi penyebab utama kebakaran lahan dan hutan.
Wawancara eksklusif CNN Indonesia dengan Hashim dijadwalkan tayang Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB. Dalam forum itu, Hashim juga membahas kebakaran hutan dan lahan, sawit, serta masa depan bioenergi Indonesia.
Media sosial dipenuhi narasi yang menyebut industri dan perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu penyebab utama kebakaran lahan dan hutan di Indonesia. Dari narasi itu, sejumlah warganet menarik garis ke Hashim sebagai salah satu pemilik perusahaan dan pengusaha sawit.
Hashim membantah tudingan tersebut. Adik kandung Presiden Prabowo Subianto itu kini menjabat Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, posisi yang membuat isu sawit dan karhutla melekat pada portofolionya.
Sebagai utusan khusus, Hashim menangani agenda iklim dan energi yang bersinggungan langsung dengan sektor sawit. Industri kelapa sawit merupakan pemasok utama bahan baku biodiesel, program yang menjadi tulang punggung kebijakan energi terbarukan Indonesia.
Perdebatan soal sawit dan karhutla sendiri bukan hal baru. Setiap musim kemarau, tekanan terhadap industri perkebunan meningkat seiring meluasnya titik panas di sejumlah wilayah. Tudingan ke pemilik perusahaan menjadi salah satu bentuk tekanan itu.
Bagi pelaku usaha, isu ini menyentuh dua hal sekaligus: reputasi pemilik dan keberlanjutan rantai pasok. Tudingan di media sosial bisa cepat merambat ke diskusi kebijakan, terutama saat karhutla menjadi sorotan.
Pemerintah sendiri menempatkan bioenergi sebagai bagian dari transisi energi. Sawit berperan di dalamnya, sehingga sorotan terhadap tata kelola kebun dan kepatuhan lingkungan akan terus mengikuti industri ini.
Hashim memilih menjawab tudingan lewat wawancara, bukan pernyataan tertulis. Publik bisa menyimak langsung bantahannya dalam tayangan CNN Indonesia pada Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB.