Hari Santri 2026 di Tegal, Pemprov Jateng Kucurkan Rp6,8 Miliar Beasiswa untuk Santri dan Pengasuh

Penulis: Deni Kurniawan  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:01:01 WIB
Pemprov Jateng menyalurkan beasiswa Rp6,8 miliar bagi santri dan pengasuh dalam peringatan Hari Santri 2026 di Tegal.

TEGAL — Beasiswa tersebut menyasar santri yang menempuh studi di dalam maupun luar negeri. Dari 942 pendaftar, sebanyak 15 santri lolos seleksi untuk melanjutkan pendidikan ke Mesir, Yaman, dan Tiongkok.

Selain itu, Pemprov Jateng mengucurkan beasiswa kepada 424 santri yang menempuh pendidikan di Ma'had Aly. Santri penggerak yang aktif di organisasi kampus dan tetap menetap di pesantren juga masuk daftar penerima.

5.400 Pesantren Jadi Modal Sosial Jawa Tengah

Jawa Tengah mencatat sekitar 5.400 pondok pesantren yang menampung hingga 555 ribu santri. Bagi Luthfi, jumlah itu bukan sekadar angka statistik, melainkan modal sosial yang harus diperkuat.

Pesantren diharapkannya tidak berhenti sebagai pusat pendidikan agama. Lembaga itu juga didorong melahirkan sumber daya manusia unggul di berbagai sektor.

"Hari Santri ini untuk mengenang dan menghormati resolusi jihad dalam melawan penjajah yang dulu dilaksanakan oleh Hadratus Syeikh Hasyim Asy'ari dan para santri," ujar Luthfi dalam gelaran Jateng Bersholawat.

Insentif 230.830 Guru Agama Dilanjutkan, Anggaran Rp277 Miliar

Dukungan tidak hanya menyasar santri. Pemprov Jateng melanjutkan insentif bagi 230.830 guru agama pada 2026 dengan alokasi anggaran mencapai Rp277 miliar.

Angka itu menjadikan pos guru agama sebagai salah satu penerima manfaat terbesar dalam rangkaian program keagamaan daerah tahun depan.

Pesan Gus Yusuf: Santri Jaga Bangsa dan Jaga Umat

Ulama asal Salatiga, Gus Yusuf Chudlori, menekankan dua tugas utama yang melekat pada santri dan kiai. Keduanya adalah menjaga bangsa dan menjaga umat.

Peringatan HSN 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah dikemas lewat Jateng Bersholawat di Kota Tegal. Gelaran itu menjadi panggung bagi Pemprov Jateng untuk menegaskan arah pembinaan pesantren, dari beasiswa studi hingga insentif pengajar.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top