Pencarian

Gali Potensi Emas Bawah Tanah, Merdeka Gold Resources Mulai Pengeboran 3.600 Meter di Tambang Pani

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:03:46 WIB
Gali Potensi Emas Bawah Tanah, Merdeka Gold Resources Mulai Pengeboran 3.600 Meter di Tambang Pani
Rig pengeboran Merdeka Gold Resources mulai operasi di Tambang Emas Pani, Gorontalo.

JAWA TENGAH — Tambang Emas Pani yang berlokasi di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Sulawesi, saat ini memiliki estimasi sumber daya mineral sebesar 291,5 juta ton dengan kadar emas 0,75 gram per ton. Angka itu setara dengan sekitar 7,0 juta ounces emas. Seluruh estimasi itu berasal dari area eksplorasi seluas 135 hektar, atau belum sampai satu persen dari total wilayah konsesi perusahaan yang mencapai 14.670 hektar.

Menguji Mineralisasi di Area Lebih Dalam

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke Abidin, mengatakan bahwa perusahaan kini berada dalam posisi strategis untuk melanjutkan pengujian potensi mineralisasi pada area yang lebih dalam. "Program ini juga memiliki fleksibilitas untuk dikembangkan lebih lanjut apabila hasil pengeboran menunjukkan potensi yang positif," ujarnya dalam keterangan resmi.

Tahap awal program mencakup enam lubang bor. Satu unit rig telah beroperasi, dan rig kedua dijadwalkan mulai beroperasi bulan depan. Apabila hasil awal menunjukkan potensi positif, perusahaan berencana melanjutkan program pengeboran dengan skala yang lebih besar.

Tambang Lain di Gorontalo: Target Eksplorasi 20–40 Juta Ton

Di area lain bernama Kolokoa, Merdeka Gold Resources telah menyelesaikan program pengeboran awal dengan 54 lubang bor sedalam total 11.701,6 meter. Dalam waktu enam bulan dengan biaya sekitar USD 2,4 juta (setara Rp 38,4 miliar dengan kurs Rp 16.000), perusahaan berhasil menetapkan target eksplorasi pada kisaran 20 juta hingga 40 juta ton dengan kadar emas 0,3 g/t hingga 0,5 g/t.

Saat ini, perseroan tengah menyiapkan estimasi perdana sumber daya mineral untuk Kolokoa yang ditargetkan diumumkan pada kuartal II 2026. Artinya, potensi tambahan cadangan emas dari area ini masih akan dihitung dalam dua tahun ke depan.

Lone Pine dan Survei Geofisika: Rencana Semester II 2026

Selain Pani dan Kolokoa, program eksplorasi yang lebih luas juga akan mencakup kegiatan pengeboran di Lone Pine pada semester II 2026. Bersamaan dengan itu, perusahaan akan melakukan survei geofisika melalui metode Mobile Magnetotelluric dan magnetik udara berbasis helikopter yang dijadwalkan berlangsung pada Juni atau Juli 2026.

Informasi lebih lanjut mengenai hasil pengeboran akan disampaikan setelah data ditinjau sesuai standar pelaporan yang berlaku, termasuk JORC Code 2012 dan KCMI 2017. Dengan luas konsesi yang masih sangat besar, potensi penemuan cadangan baru di Tambang Emas Pani dan sekitarnya masih terbuka lebar.

Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks