JAWA TENGAH — Peristiwa itu bermula saat warga dan pengguna jalan di Panongan, Tangerang, melihat dua orang melarikan diri setelah aksi pencurian motor di Polsek Carenang, Serang, terendus. Dalam upaya pengejaran, salah satu pelaku terpaksa menceburkan diri ke saluran air di Citra Raya untuk menghindari kejaran massa.
Kronologi Evakuasi yang Berujung Amuk Massa
Kapolsek Panongan, Iptu Irruandy Aritonang, menjelaskan bahwa warga yang sudah berkerumun justru berjibaku menolong pelaku yang terjatuh ke kali. "Pelaku pas mau diamankan, kedua pelaku lari, warga sekitar serta pengguna jalan yang melintas membantu untuk menangkap kedua pelaku tersebut. Kemudian salah satu pelaku terjatuh masuk ke dalam saluran air," ujarnya, Kamis (18/6).
Namun, begitu pelaku berhasil dinaikkan ke permukaan, situasi berubah. Warga yang sudah kesal langsung memukuli pria tersebut di lokasi kejadian. Video amatir yang beredar menunjukkan momen ketika pelaku yang basah kuyup dikeroyok massa setelah dievakuasi.
Pelaku Berhasil Diamankan, Satu Rekan Kabur
Petugas dari Polsek Panongan yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) segera mengamankan pelaku dari amukan warga. "Kita dari pihak Polsek sudah mendatangi TKP dan mengamankan yang diduga pelaku," kata Irruandy. Satu orang pelaku lainnya dilaporkan berhasil melarikan diri saat pengejaran.
Pria yang diamankan tersebut kini telah dilimpahkan ke Polsek Carenang, Serang. Penyerahan ini dilakukan karena lokasi awal pencurian motor diduga kuat terjadi di wilayah hukum Polsek Carenang. "Selanjutnya untuk yang diduga pelaku sudah kami limpahkan ke Polsek Carenang Serang, karena TKP awal motor yang diduga diambil di wilayah tersebut," jelas Irruandy.
Polisi Kembangkan Kasus Pencurian Bermodus Kejar-kejaran
Hingga Kamis (18/6) sore, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus. Petugas tengah memburu rekan pelaku yang melarikan diri serta mendata barang bukti dan korban pemilik sepeda motor. Aksi main hakim sendiri oleh warga, meski dipicu oleh aksi kriminal, tetap menjadi catatan aparat untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus penangkapan warga yang berakhir dengan kekerasan jalanan, di mana pelaku kejahatan kerap menjadi sasaran amuk massa sebelum polisi tiba di lokasi.