Pencarian

Steam Machine Valve Resmi Dijual Mulai USD 1.049 (Rp 17,3 Juta) untuk Varian 512GB

Selasa, 23 Juni 2026 • 01:16:31 WIB
Steam Machine Valve Resmi Dijual Mulai USD 1.049 (Rp 17,3 Juta) untuk Varian 512GB
Valve resmi membuka reservasi Steam Machine dengan harga mulai USD 1.049 untuk varian 512GB.

JAWA TENGAH — Setelah penantian panjang, Valve resmi membuka masa reservasi untuk Steam Machine, konsol gaming berbasis PC yang sempat diumumkan beberapa waktu lalu. Harga yang diumumkan pada Senin (22/6) lalu cukup mengejutkan: varian dasar 512GB dijual seharga USD 1.049 (sekitar Rp 17,3 juta). Angka ini belum termasuk Steam Controller yang dijual terpisah seharga USD 99. Jika dibundel, konsumen harus merogoh kocek USD 1.128 (sekitar Rp 18,6 juta).

Dua Varian Penyimpanan dengan Konfigurasi Identik

Steam Machine tersedia dalam dua opsi penyimpanan: 512GB dan 2TB. Untuk varian 2TB, harga melonjak menjadi USD 1.349 (sekitar Rp 22,2 juta) tanpa kontroler, atau USD 1.428 (sekitar Rp 23,5 juta) jika dibundel. Valve memberikan bonus estetika pada varian 2TB berupa panel depan dari kayu walnut solid dan kain berwarna merah yang bisa diganti.

Yang menarik, di luar kapasitas penyimpanan, seluruh konfigurasi Steam Machine menggunakan spesifikasi hardware yang seragam. Valve sengaja mengambil pendekatan ini untuk menyederhanakan program verifikasi game, mirip seperti yang diterapkan pada Steam Deck. Dengan satu set spesifikasi tetap, pengguna tidak perlu bingung apakah sebuah game bisa berjalan mulus atau tidak di konsol ini.

Spesifikasi Hardware Semi-Custom AMD

Di balik bodi kubus berukuran sekitar 15 cm di setiap sisinya, Steam Machine mengandalkan prosesor semi-custom AMD Zen 4 dengan konfigurasi 6 core dan 12 thread. Sektor grafis dipercayakan pada GPU AMD RDNA3 dengan 28 Compute Units (CU). Konsol ini juga dibekali RAM DDR5 sebesar 16GB dan VRAM GDDR6 khusus 8GB.

Untuk konektivitas, Steam Machine menyediakan dua port USB 2.0, dua port USB 3.2 Gen 1, satu port USB-C, DisplayPort 1.4, dan HDMI 2.0. Dukungan nirkabel mencakup Bluetooth 5.3 dan Wi-Fi 6E. Valve juga menyematkan adapter 2.4GHz terintegrasi khusus untuk Steam Controller. Penyimpanan bisa diperluas melalui slot microSD, memudahkan pengguna memindahkan file game antara Steam Machine dan Steam Deck.

Sistem Lotere: Cara Valve Melawan Calo

Alih-alih membuka penjualan dengan sistem first-come-first-served yang rawan bot, Valve menerapkan sistem lotere untuk gelombang pertama. Pendaftaran reservasi dibuka hingga pukul 13:00 ET pada 25 Juni mendatang. Untuk bisa ikut serta, akun Steam harus dalam status baik dan pernah melakukan pembelian di platform sebelum 27 April.

"Kami meremehkan minat pelanggan saat merilis Steam Controller baru-baru ini, dan kami ingin menciptakan sistem yang tidak terlalu membuat frustrasi dan lebih adil bagi semua orang," tulis Valve dalam pengumuman resmi. "Peluncuran yang dimulai pada hari dan jam tertentu cenderung menguntungkan bot, orang dengan koneksi internet cepat, dan mereka yang bisa mengatur jadwal hidup di momen itu."

Setelah pendaftaran ditutup, Valve akan mengacak seluruh entri untuk menentukan urutan reservasi dan daftar tunggu. Peserta yang masuk dalam antrian reservasi akan mulai menerima email pada 29 Juni dengan opsi pembelian. Valve juga membatasi satu unit per rumah tangga untuk memastikan distribusi lebih merata.

Ketersediaan Regional: Indonesia Belum Tersentuh

Untuk tahap awal, Valve mengirimkan Steam Machine ke tiga wilayah utama: Amerika Utara, Inggris/Uni Eropa, dan Australia. Untuk kawasan Asia, Komodo ditunjuk sebagai distributor resmi yang menangani Jepang, Taiwan, dan Hong Kong. Sayangnya, Valve secara eksplisit menyatakan bahwa Steam Machine tidak akan dikirim ke Korea Selatan, dan belum ada informasi mengenai ketersediaan resmi di Indonesia.

Sementara itu, Valve belum memberikan tanggal pasti ketersediaan untuk Steam Frame, perangkat lain yang dijanjikan akan meluncur musim panas tahun ini. Bagi yang berminat membeli Steam Controller secara terpisah, Valve memperingatkan bahwa pesanan mungkin baru terkirim pada 2027 karena prioritas produksi saat ini difokuskan untuk bundel Steam Machine.

Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks