BOYOLALI — Skuad para atletik Indonesia memastikan diri sebagai yang terbaik di World Para Athletics Grand Prix 2026 yang digelar di Tunisia. Dari total raihan medali, 15 di antaranya emas, menjadikan Indonesia sebagai juara umum turnamen bergengsi tersebut.
Sprinter Boyolali Jadi Andalan, Raih Emas di Nomor Sprint
Kontribusi signifikan datang dari atlet asal Boyolali, Jawa Tengah, yang turun di nomor lari jarak pendek. Ia berhasil menyabet medali emas dan mencatatkan waktu terbaiknya, mengalahkan pelari dari negara-negara kuat seperti Tunisia dan Maroko. Performa ini langsung menjadi perhatian pelatih nasional.
Modal Menuju Jepang: 15 Emas dan Rekor Personal
Hasil di Tunisia bukan sekadar angka. Sejumlah atlet juga menorehkan rekor personal di nomornya masing-masing. Kepala pelatih tim para atletik menyebut progres ini menunjukkan kurva peningkatan yang positif menjelang Asian Para Games 2026 yang akan berlangsung di Jepang.
"Kami tidak hanya membawa pulang medali, tapi juga catatan waktu yang terus membaik. Ini sinyal bahwa persiapan kita menuju Asian Para Games berada di jalur yang benar," ujar pelatih dalam keterangan resmi.
Persaingan di Tunisia Lebih Ketat dari Grand Prix Sebelumnya
Grand Prix Tunisia tahun ini diikuti oleh lebih dari 30 negara. Level kompetisi disebut lebih tinggi dibanding edisi sebelumnya, sehingga raihan 15 emas menjadi pencapaian yang tidak mudah. Para atlet Indonesia harus berhadapan dengan pelari dan pelempar asal Eropa serta Afrika Utara yang punya tradisi kuat di cabang atletik.
Target Medali untuk Asian Para Games 2026 Mulai Dihitung
Dengan hasil ini, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mulai memetakan target medali untuk Asian Para Games. Beberapa nomor yang dianggap potensial adalah lari 100 meter, 200 meter, dan tolak peluru. Atlet asal Boyolali disebut akan menjadi salah satu tumpuan di nomor sprint.
Pemusatan latihan nasional akan dipercepat setelah libur Lebaran. Tim pelatih berencana menggelar try out di Jepang pada pertengahan tahun untuk membiasakan atlet dengan cuaca dan venue perlombaan.