TEGAL — Wali Kota Tegal Dedy Yon turun langsung menghadiri prosesi ruwatan yang menjadi rangkaian awal Sedekah Laut 2026. Dalam sambutannya di Kompleks TPI Jongor, ia mengajak para nelayan untuk tidak hanya bersyukur atas hasil laut, tetapi juga menjaga ekosistem laut dengan metode tangkap ramah lingkungan.
"Rasa syukur melalui Sedekah Laut harus diwujudkan dengan menjaga kebersihan laut, memanfaatkan sumber daya secara bijak, dan mendukung perikanan berkelanjutan," ujar Dedy Yon dalam keterangannya, Selasa.
Ratusan Personel Kawal Jalur Pelayaran Massal
Setelah prosesi ruwatan rampung, puluhan kapal nelayan mulai bertolak menuju perairan lepas untuk melakukan larung saji dan ancak. Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota, Kompol Nurkolis, menyebut pengamanan difokuskan pada keselamatan pelayaran di tengah padatnya lalu lintas kapal.
"Kami menyiagakan ratusan personel gabungan agar seluruh rangkaian tradisi berjalan aman dan tetap khidmat. Peserta kami imbau untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi arahan petugas di lapangan," kata Kompol Nurkolis.
Sinergi Aparat dan Warga Jaga Kekhidmatan Tradisi Tahunan
Sedekah Laut merupakan tradisi tahunan yang digelar sebagai ungkapan syukur atas melimpahnya hasil tangkapan laut sekaligus doa bersama demi keselamatan para nelayan. Tahun ini, rangkaian acara dipusatkan di TPI Jongor dan melibatkan titik penting lain seperti Dermaga Pelindo III Cabang Tegal serta kawasan Kalibancin.
Berkat sinergi antara petugas keamanan dan antusiasme warga yang tertib, prosesi larung saji Sedekah Laut Tegal 2026 berlangsung lancar dan kondusif. Pemerintah daerah berkomitmen terus mendorong kemajuan sektor kelautan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.