DEMAK — Warga Dukuh Karangturi, RT 1 RW 1, Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, dikejutkan dengan temuan puluhan anak ular kobra di dalam rumah mereka. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Demak yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi dan berhasil mengamankan 18 ekor ular berbisa tersebut.
Pemilik Rumah Panik, Langsung Hubungi Damkar
Pemilik rumah melaporkan temuan itu setelah mendengar suara aneh dari sudut ruangan. Saat diperiksa, ia mendapati sekumpulan anak ular kobra yang masih kecil berkeliaran di lantai. Khawatir akan keselamatan keluarga, ia segera menghubungi petugas Damkar.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 09.00 WIB. Begitu tiba, tim langsung bergerak memastikan lokasi dan menangkap ular satu per satu,” ujar Kepala Bidang Damkar Demak, melalui keterangan resminya.
Diduga Bersarang di Tumpukan Barang Bekas
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, petugas menduga induk ular kobra telah bertelur di tumpukan barang bekas yang jarang tersentuh di dalam rumah. Kondisi lingkungan yang lembap dan gelap menjadi tempat ideal bagi ular untuk berkembang biak.
Tim Damkar menyisir seluruh sudut rumah untuk memastikan tidak ada anak ular lain yang terlewat. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam tanpa kendala berarti.
Warga Diminta Lebih Waspada Saat Musim Panas
Damkar Demak mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama di musim kemarau atau cuaca panas. Ular kobra kerap mencari tempat teduh dan lembap di pemukiman warga untuk berlindung atau bertelur.
“Kami sarankan warga rutin membersihkan gudang, tumpukan kayu, atau barang-barang yang jarang dipindahkan. Jika menemukan ular, jangan ditangani sendiri, segera hubungi petugas,” tambahnya.
Seluruh anak ular kobra yang dievakuasi selanjutnya dibawa ke markas Damkar untuk diamankan sementara sebelum dilepaskan ke habitat yang jauh dari permukiman.