Pencarian

Pertamina NRE Siapkan Proyek Percontohan Ubah Limbah Sawit Jadi Bio-Metanol di Sumatera Utara

Rabu, 19 Agustus 2026 • 11:54:01 WIB
Pertamina NRE Siapkan Proyek Percontohan Ubah Limbah Sawit Jadi Bio-Metanol di Sumatera Utara
Pertamina NRE menandatangani kerja sama pengembangan proyek percontohan konversi limbah sawit menjadi bio-metanol di Sumatera Utara.

JAWA TENGAH — Limbah cair pengolahan kelapa sawit selama ini kerap menjadi masalah lingkungan karena melepaskan gas metana ke atmosfer. Pertamina NRE mencoba mengubahnya menjadi peluang bisnis energi baru melalui teknologi yang disebut CRecREF milik CRecTech.

Teknologi ini memungkinkan konversi biogas dari Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi bio-metanol hanya dalam dua tahap, lebih efisien dibanding proses konvensional yang memerlukan empat tahap. Efisiensi itu disebut mampu menekan biaya produksi hingga 50 persen.

Menangkap Emisi, Menciptakan Nilai Ekonomi Baru

Fasilitas percontohan ini akan memanfaatkan biogas dari Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei milik Pertamina NRE. Dengan begitu, proyek ini tidak sekadar memproduksi energi, tetapi juga menangkap emisi metana yang sebelumnya terlepas bebas ke udara.

Direktur Utama Pertamina NRE John Anis menegaskan langkah ini merupakan bagian dari pembangunan rantai nilai end-to-end bio-metanol berbasis biogas di Indonesia. "Penandatanganan hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bukti konkret bahwa kami sedang membangun rantai nilai secara lengkap," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (19/8).

Menjawab Ketergantungan Impor Metanol

Kebutuhan metanol nasional saat ini mendekati dua juta ton per tahun, dan sekitar dua pertiganya masih dipenuhi dari impor. Untuk menjamin serapan produk, Pertamina NRE menandatangani Heads of Agreement (HoA) dengan PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem) guna membahas kerangka offtake jangka panjang pada fase komersial.

Di sisi lain, perusahaan juga membidik pasar internasional. Bersama Pertamina International Marketing & Distribution Pte. Ltd. (PIMD), Pertamina NRE akan menjajaki peluang pemasaran bio-metanol sebagai bahan bakar kapal (marine fuel) di tengah dorongan dekarbonisasi sektor maritim global.

Proyek percontohan ini menjadi basis pengembangan skala komersial. Jika berhasil, hilirisasi limbah sawit menjadi bio-metanol berpotensi membuka pasar baru bagi industri kelapa sawit nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi domestik.

Bagi publik, proyek ini memberi harapan bahwa industri sawit tidak lagi dipandang sebelah mata karena isu lingkungan. Limbah yang selama ini menjadi beban justru dapat disulap menjadi komoditas energi bernilai tambah, sejalan dengan tren transisi energi rendah karbon yang sedang berlangsung di tingkat global.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks